Adakan Diseminasi KI Komunal, Kemenkumham Sulbar Tekankan Pentingnya Pencatatan Budaya Mandar

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali – Dalam rangkaian kegiatan diseminasi Kekayaan Intelektual, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menyerahkan dua sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kabupaten Polewali Mandar kepada perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polewali, yaitu Ekspresi Budaya Tradisional Bendi Sikopang dan Tuqduq, Jumat (7/6/2024).

Kegiatan Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal dengan tema Peningkatan Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal yang Berpotensi Ekonomi Sebagai Ulata Perlindungan Kemayaan Intelektual dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Sulawesi Barat, dibuka oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Rahendro Jati mewakili Kakanwil Pamuji Raharja. Dalam sambutannya Rahendro menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya, baik kekayaan alam dengan keanekaragaman flora dan fauna, serta kekayaan budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. “Namun sangat disayangkan, belum semua Pemerintah Daerah sadar akan pentingnya perlindungan terhadap keanekaragaman KI tersebut,” ucap Rahendro.

Lebih lanjut Rahendro menyampaikan bahwa perlindungan KI Komunal akan memberikan banyak manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. “Selain menjadi identitas diri suatu daerah, juga memberi manfaat secara ekonomi, ekologi, kepariwisataan, dan sosial budaya” sambung salah seorang Pimti unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna H laoly itu

Secara khusus Rahendro menyampaikan bahwa Kabupaten Polewali Mandar memiliki beragam potensi Kekayaan Intelektual Komunal.  “Berbagai KIK seperti tarian, upacara adat dan hasil produk yang mencerminkan identitas daerah Polman, merupakan aset yang sangat besar untuk dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata, yang tentunya akan membawa banyak manfaat ekonomi kepada masyarakat,” ujar Rahendro.

Hadir pada kesempatan tersebut narasumber dari Ditjen KI Kemenkumham,  Laina Sumarlina Sitohang selaku ketua tim KIK, Budayawan Kab Polman, Mukhlis Hannan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Polewali Mandar Abd Haris Syahril, Penggiat Tenun Sutera Mandar, Alimuddin. Hadir juga pada kesempatan tersebut Kepala Bidang Yankum, Wardi, Kasub Bidang KI, Juani, dan peserta dari berbagai elemen penggiat kebudayaan, camat dan perwakilan dinas di Polman.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru