Akselerasi Indikasi Geografis Kopi Mamasa, Kakanwil Kemenkumham Sulbar Ajak Pengusaha Kopi Dukung MPIG dan Pemda Mamasa

- Jurnalis

Senin, 19 Juni 2023 - 03:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali Mandar – Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat terus berupaya dalam meningkatkan Pendaftaran Merek Kekayaan Intelektual di Sulawesi Barat. Dalam hal ini Kanwil Kemenkumham Sulbar melakukan kunjungan ke Pabrik Olahan Biji Kopi Kampoeng berlokasi di Kecamatan Polewali.

Tim yang dipimpin oleh Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Parlindungan bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Rahendro Jati melihat langsung proses pengolahan biji kopi yang didatangkan langsung dari Kabupaten Mamasa.

Menurut Parlindungan Kopi ini sudah sering memenangkan kontes kopi spesialti Indonesia dan mereknya sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kememenkumham.

“Pemilik Pabrik Olahan Biji Kopi, Yakub Tato telah mendaftarkan mereknya di Kemenkumham Sulbar sebanyak empat merek” ujar salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna H. Laoly itu.

Kakanwil Parlindungan berharap dengan tercatatnya produk lokal Sulawesi Barat dapat meningkatkan pendaftaran merek. Sementara itu bagi pengusaha yang mendaftarkan mendapatkan keuntungan salah satunya adalah perlindungan hukum.

Lebih lanjut Parlindungan menyatakan bahwa Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa telah mendaftarkan Kopi Mamasa sebagai Indikasi Geografis.

“Saya mengajak Pak Yakub selaku pengusaha kopi yang berasal dari Mamasa dan pengusaha kopi Mamasa lainnya untuk mendukung proses pendaftaran indikasi geografis kopi Mamasa yang saat ini sedang di proses di Kemenkumham” ujar Parlindungan.

Sementara itu Kadivyankumham Rahendro Jati menyampaikan masih terdapat beberapa persyaratan yang harus dilengkapi oleh MPIG Kopi Mamasa dalam proses pendaftaran.

“Saya sudah komunikasi dengan tim MPIG dan berharap dapat segera dilengkapi. Saya yakin jika kopi Mamasa sudah terdaftar indikasi geografisnya maka hal tersebut akan berdampak pada peningkatan perekonomian petani dan pengusaha kopi di Mamasa yang bermuara pada peningkatan PAD Mamasa” sambung Rahendro Jati

Berita Terkait

Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Pentingnya Kecepatan Pengambilan Keputusan dalam Penanganan Darurat Bencana
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Gaji PPPK Sulbar Jadi 12 Bulan di 2026, Ke-13 dan Ke-14 Menyusul, Sekda Junda Maulana: Jangan Ragukan Kepedulian Pimpinan
Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:41 WIB

Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Pentingnya Kecepatan Pengambilan Keputusan dalam Penanganan Darurat Bencana

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:18 WIB

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 23:16 WIB

Gaji PPPK Sulbar Jadi 12 Bulan di 2026, Ke-13 dan Ke-14 Menyusul, Sekda Junda Maulana: Jangan Ragukan Kepedulian Pimpinan

Berita Terbaru