Ayah Tega Rudapaksa Anak Kandung di Mamuju, Tim Gabungan Polresta Mamuju Amankan Pelaku

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali mengguncang wilayah Mamuju. Seorang pria berinisial RD (42) diamankan oleh aparat gabungan Resmob bersama Polsek Mamuju dan Polresta Mamuju, setelah diduga melakukan tindak pidana rudapaksa terhadap anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur.

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / B / 127 / IV / 2026 / SPKT / RESTA MAMUJU / SULBAR, pada Kamis, 9 April 2026.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku pada malam sebelumnya. “Benar, kami telah mengamankan seorang pria berinisial RD (42) yang diduga melakukan rudapaksa terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya yang telah menyetubuhi korban yang masih berusia 13 tahun sebanyak enam kali. Tindakan bejat tersebut pertama kali terjadi di rumah kebun milik pelaku saat malam hari, ketika korban sedang beristirahat.

Peristiwa ini terungkap pada Rabu, 8 April 2026, setelah keluarga korban, yakni nenek dan tantenya, mencurigai perubahan perilaku korban yang tampak gelisah dan berbeda dari biasanya. Rasa khawatir mendorong keduanya untuk menanyakan kondisi korban.

“Korban akhirnya mengungkapkan bahwa dirinya telah disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri dan diancam agar tidak memberitahukan kejadian tersebut kepada siapa pun,” jelas Iptu Herman.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolresta Mamuju untuk menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut.

Pihak Polresta Mamuju menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara serius dan profesional, serta memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mendeteksi serta mencegah kekerasan terhadap anak, sekaligus mendorong masyarakat untuk berani melapor jika menemukan indikasi tindak kejahatan serupa

Berita Terkait

URC Polres Mateng Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Babana
Kapolresta Mamuju Pimpin Apel Pengamanan Demo Tolak Logam Tanah Jarang, Kerahkan 200 Personil Pengamanan di Botteng
Api Lahap Kebun Kakao di Tutar Polman, Warga dan Polisi Bergerak Cepat
Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan
Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla
Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini
Mesin Ninja R Raib dari Bengkel, URC Polres Pasangkayu Ringkus Terduga Pelaku di Rumahnya
Strategi Pengamanan Tepat, Isu Bentrok Antar Massa Pro-Kontra Tambang LTJ dan Polisi di Botteng Tidak Terjadi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:56 WIB

URC Polres Mateng Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Babana

Sabtu, 5 September 2026 - 16:38 WIB

Kapolresta Mamuju Pimpin Apel Pengamanan Demo Tolak Logam Tanah Jarang, Kerahkan 200 Personil Pengamanan di Botteng

Sabtu, 5 September 2026 - 16:34 WIB

Api Lahap Kebun Kakao di Tutar Polman, Warga dan Polisi Bergerak Cepat

Sabtu, 5 September 2026 - 16:24 WIB

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:20 WIB

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru

Advertorial

SDK Bicara Maulid, Budaya Mandar hingga Dana Hibah 2027

Sabtu, 5 Sep 2026 - 23:05 WIB

Hallo Polisi

URC Polres Mateng Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Babana

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:56 WIB

Hallo Polisi

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:24 WIB