Bidik Kaum Milenial, Kementan Gelar Sosialisasi Kostratani di SMK Kakao Sulbar

- Jurnalis

Minggu, 8 Desember 2019 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Sosialisasi Kostratani adalah bagian untuk mengajak semua elemen masyarakat terlibat dalam pembangunan pertanian. Masa depan dunia pertanian sangat menjanjikan untuk kehidupan yang lebih baik.

Hal itu disampaikan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di depan ratusan siswa SMK Kakao Sulbar saat mengikuti Sosialisasi Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), Sabtu (7/12/2019) di Aula SMK Negeri Mamuju, Sulawesi Barat.

“Alam Sulbar disinari matahari sepanjang tahun. memberikan energi. Sementara ada negara lain yang matahari bersinar 6 jam, tapi pertaniannya jauh lebih bagus, contohnya di Kopenhagen, di Eropa sana,” ujar Syahrul.

Mentan Syahrul mengingatkan bahwa saat krisis dan resesi ekonomi yang terjadi di Indonesia, sektor pertanian memiliki daya tahan yang kuat terhadap goncangan.

“Saat krisis ekonomi terjadi, saya masih menjadi Bupati. Saya ingat betul, rakyat Sulsel yang waktu itu menanam coklat, kopi, dan jagung yang survive. Bahkan, mereka memetik keuntungan di balik krisis itu,” kata Syahrul.

Lebih lanjut, Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu menegaskan bahwa pertanian adalah kekuatan Indonesia. Terlebih lagi, Indonesia di di masa depan akan mendapatkan bonus demografi, berupa penduduk usia produktif yang besar.

“Untuk menghadapi itu, mari kita buat sistem, agar tidak ada penduduk yang tidak bisa bertani. Maka pekarangan rumah dan sekolah sekali pun, diupayakan dekat dengan pertanian,” ujar Syahrul.

Untuk memperkenalkan pertanian di sekolah, Mentan Syahrul menggulirkan terobosan program Pertanian Masuk Sekolah (PMS).

“Semua siswa SMA yang sudah duduk di kelas 3, diajar bertani. Setiap siswa diberikan tanggung jawab, diberikan bedengan, diberikan bibit, dan ini bisa menjadi salah satu bahan evaluasi oleh gurunya,” kata Syahrul.

Dengan begitu, Mentan Syahrul berharap setelah siswa mendapatkan informasi, pengetahuan dan keahlian tentang pertanian yang utuh, ingin terjun langsung, mereka akan menjadi petani yang tangguh.

“Dengan itu, kita akan memiliki petani-petani yang produktif. Tidak ada lagi petani jagung yang hasilnya hanya 5 ton per hektare karena itu artinya kita tertinggal jauh. Kita menginginkan produksi jagung minimal atau di atas 7 ton per hektare. Bayangkan, kita kehilangan 20 ribu kali 4 ribu rupiah, berarti kehilangan sekitar 8 juta. Seandainya ada 10 hektare, 80 juta rupiah. Dan seandainya tanam dua kali dalam setahun, 160 juta,” imbuhnya.

Berita Terkait

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Gaji PPPK Sulbar Jadi 12 Bulan di 2026, Ke-13 dan Ke-14 Menyusul, Sekda Junda Maulana: Jangan Ragukan Kepedulian Pimpinan
Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:18 WIB

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:51 WIB

Dojang Kantor Gubernur Sulbar Juara Umum II Manakarra Taekwondo Festival VI 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru

Berita Terbaru