DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan literasi kesehatan masyarakat, salah satunya melalui edukasi mengenai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, hingga membuang obat secara tepat.

Edukasi tersebut disampaikan DKPPKB Sulbar dalam Dialog Interaktif “Mamuju Siang Ini” yang diselenggarakan LPP RRI Mamuju, Senin (7/9/2026). Dialog yang mengangkat tema “Cara Tepat Kelola Obat di Rumah: Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang (DAGUSIBU)” tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat agar lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat di lingkungan keluarga.

DKPPKB Sulbar menghadirkan Ketua Tim Kerja Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Yulianus Dupa Budi, sebagai narasumber. Dalam dialog yang dipandu host Megapika itu, ia menekankan pentingnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat secara aman dan rasional.

Menurutnya, penggunaan obat tidak boleh berhenti pada sekadar mengetahui nama atau manfaat obat. Masyarakat juga perlu memahami aturan pakai, dosis, cara penyimpanan hingga proses pembuangan obat yang sudah tidak digunakan.

“Prinsipnya, masyarakat perlu menjadi lebih cerdas dalam menggunakan obat. Jangan hanya mengetahui nama obatnya, tetapi juga memahami aturan penggunaan, dosis, penyimpanan, hingga bagaimana membuang obat yang sudah tidak digunakan,” ujarnya.

Melalui prinsip DAGUSIBU, masyarakat diingatkan untuk mendapatkan obat dari tempat yang resmi dan terpercaya. Setelah itu, obat harus digunakan sesuai aturan, disimpan berdasarkan kondisi yang dipersyaratkan, serta dibuang dengan cara yang tepat apabila telah rusak atau kedaluwarsa.

Pemahaman tersebut dinilai penting karena kesalahan dalam penggunaan maupun penyimpanan obat dapat mengurangi efektivitas obat dan berpotensi menimbulkan risiko terhadap kesehatan.

Dialog interaktif yang berlangsung pukul 11.00 hingga 12.00 WITA itu disiarkan melalui RRI Mamuju dan dapat disaksikan masyarakat melalui live streaming Facebook serta YouTube RRI Mamuju.

Pemanfaatan media penyiaran menjadi salah satu strategi DKPPKB Sulbar dalam memperluas jangkauan komunikasi, informasi dan edukasi kesehatan. Melalui media, pesan promotif dan preventif dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk mereka yang tidak sedang mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.

Kolaborasi DKPPKB Sulbar dan RRI Mamuju juga menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi kesehatan masyarakat. Dengan pengetahuan yang memadai, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Penguatan edukasi kesehatan melalui berbagai kanal komunikasi tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam mewujudkan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.”

Masyarakat yang sehat dan memiliki pemahaman kesehatan yang baik merupakan modal penting dalam membangun sumber daya manusia berkualitas. Karena itu, kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan dan media diharapkan terus diperkuat untuk menghadirkan informasi kesehatan yang benar, mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

DAGUSIBU bukan sekadar panduan mengelola obat, tetapi menjadi bagian dari budaya hidup sehat agar masyarakat semakin aman, cerdas dan bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan keluarga.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Salogatta Fun Run 2026 Meriah! 150 Peserta Taklukkan Rute 7 Kilometer

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:52 WIB