Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan daerah melalui peningkatan jejaring Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan mutu pemeriksaan kesehatan sekaligus memperkuat kemampuan daerah dalam melakukan deteksi dini dan merespons berbagai persoalan kesehatan.

Upaya itu diwujudkan melalui Pendampingan Teknis Implementasi dan Penguatan Jejaring Labkesmas Tingkat 2 dan 3 di Kabupaten Mamasa yang berlangsung pada 6–8 September 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bersama Tim Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Makassar.

Kedatangan tim pendamping di Kabupaten Mamasa mendapat sambutan langsung dari Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang menjadikan Mamasa sebagai salah satu lokus pendampingan teknis penguatan Labkesmas.

Menurut Welem, keberadaan laboratorium kesehatan yang memiliki kapasitas memadai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemeriksaan dan deteksi berbagai penyakit.

“Kami menyambut baik dan berterima kasih atas perhatian Kementerian Kesehatan serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang menempatkan Kabupaten Mamasa sebagai lokus pendampingan teknis Labkesmas,” ujar Welem.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mamasa siap bersinergi dalam menyiapkan sarana, prasarana hingga sumber daya manusia agar bantuan peralatan laboratorium melalui program InPULS dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Pemerintah Kabupaten Mamasa siap bersinergi dan mendukung penuh penyiapan sarana, prasarana, serta SDM agar pemanfaatan bantuan peralatan laboratorium dari program InPULS ini dapat berjalan optimal demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Mamasa,” katanya.

Sementara itu, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim menegaskan bahwa penguatan Labkesmas tidak hanya berkaitan dengan penyediaan peralatan baru.

Menurutnya, kesiapan tenaga kesehatan, ruangan, sarana pendukung, tata kelola hingga penerapan standar mutu pemeriksaan harus dipastikan agar seluruh peralatan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui pendampingan InPULS ini, kita ingin memastikan kesiapan fasilitas laboratorium daerah, baik dari sisi ketersediaan SDM maupun sarana dan prasarana penunjangnya,” ujar Nursyamsi.

Ia menjelaskan, laboratorium mempunyai posisi strategis dalam sistem kesehatan daerah. Data dan hasil pemeriksaan laboratorium dapat menjadi dasar untuk mendukung deteksi dini penyakit, surveilans kesehatan, penanganan kasus hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Dengan semakin kuatnya kapasitas laboratorium daerah, pemerintah diharapkan dapat mengenali berbagai persoalan kesehatan secara lebih cepat sehingga langkah penanganan maupun intervensi dapat dilakukan secara tepat.

Dalam rangkaian pendampingan tersebut, tim BBLKM Makassar bersama DKPPKB Sulbar melakukan berbagai kegiatan teknis. Di antaranya mentoring petugas laboratorium, pemetaan kendala operasional serta verifikasi kesiapan ruangan yang akan digunakan untuk penempatan peralatan laboratorium.

Sebanyak tiga unit peralatan laboratorium kesehatan direncanakan ditempatkan di Kabupaten Mamasa melalui program InPULS Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2026.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan peralatan tersebut ditempatkan pada fasilitas yang sesuai dan didukung tenaga serta sarana yang memadai. Dengan demikian, keberadaan peralatan baru nantinya tidak hanya menambah fasilitas, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas pelayanan pemeriksaan kesehatan di daerah.

Penguatan jejaring Labkesmas juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem kesehatan Sulawesi Barat yang lebih tangguh. Laboratorium bukan sekadar tempat pemeriksaan, tetapi merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kewaspadaan kesehatan.

Kemampuan melakukan pemeriksaan dan mendeteksi penyakit secara lebih cepat akan membantu pemerintah mengambil keputusan berdasarkan data serta menentukan intervensi yang lebih tepat.

Bagi Kabupaten Mamasa, penguatan tersebut juga memiliki arti penting karena dapat memperluas akses pemeriksaan kesehatan masyarakat di daerah sekaligus memperkuat dukungan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mewujudkan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.

Pembangunan kesehatan menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memenuhi hak dasar masyarakat. Melalui penguatan jejaring Labkesmas, Pemprov Sulbar mendorong sistem pelayanan kesehatan yang semakin terintegrasi, mulai dari pencegahan, deteksi dini, pemeriksaan, surveilans hingga respons terhadap berbagai masalah kesehatan.

Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa, penguatan Labkesmas diharapkan mampu menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang semakin berkualitas, cepat dan mudah diakses masyarakat Mamasa.

Berita Terkait

WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan
Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat
Junda Maulana Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulbar, 450 Siswa Mulai Belajar
Kuliner Mandar Curi Perhatian Wisatawan Asing di Jakarta
DPRD Pasangkayu Belajar Tata Kelola Aspirasi ke DPRD Sulbar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Selasa, 8 September 2026 - 22:18 WIB

WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi

Senin, 7 September 2026 - 18:47 WIB

BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi

Senin, 7 September 2026 - 14:15 WIB

Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan

Berita Terbaru

Advertorial

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:22 WIB