MAMUJU TENGAH – Konferensi Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Mamuju Tengah resmi dibuka pada Sabtu (04/10/2025) dengan mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”. Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, SE., M.Si., yang sekaligus memberikan arahan penting terkait arah kebijakan pendidikan di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Arsal menegaskan bahwa guru adalah ujung tombak pendidikan sekaligus penentu kualitas generasi penerus bangsa. Ia menekankan bahwa peran guru menjadi sangat krusial dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kinerja guru melalui pengembangan kompetensi agar mampu menjawab tantangan zaman. Kami juga terus memperjuangkan kepastian status dan kesejahteraan guru, termasuk melalui pengangkatan PPPK bagi tenaga honorer,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Arsal menyoroti pentingnya pemerataan guru hingga ke pelosok desa agar tidak ada anak-anak di daerah terpencil yang tertinggal dari akses pendidikan. Ia juga menyinggung kebijakan Kementerian Pendidikan yang mengarah pada penguatan kurikulum, kesejahteraan guru, serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
“Guru harus terus berinovasi dengan metode pembelajaran kreatif agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan global,” tambahnya.
Bupati berharap, melalui momentum konferensi ini, PGRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang lebih maju, merata, dan berdaya saing. Dengan sinergi kuat antara pemerintah, guru, dan masyarakat, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 diyakini dapat terwujud.










