Gelar Rapat Kerja Teknis, Kadivpas Kemenkumham Sulbar Dorong Peningkatan Pemanfaatan TI

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (11/7/2024) di Aula Pengayoman Kantor Wilayah mengambil tema “Wujudkan Sistem Database Pemasyarakatan yang Berkualitas untuk Kinerja Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat yang Berdampak”.

Hadir pada kesempatan ini narasumber dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Pejabat Administrator, Pengawas, Kepala UPT Pemasyarakatan dan peserta.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulbar, Bagus Kurniawan dalam sambutannya mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi dan informasi dalam pengelolaan informasi data, baik jumlah hunian dan kegiatan Warga Binaan Pemasyarakatan merupakan cita-cita yang sudah lama dinantikan dalam pengelolaan pemasyarakatan khususnya di tengah arus tuntutan reformaai birokrasi.

“Berangkat dari hal tersebut maka di tahun 2008 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan membuat cetak biru pembaruan pemasyarakatan di mana salah satu agendanta adalah pembaruan Sistem Database WBP yang pada akhirnya program ini dikenal dengan nama Sistem Database Pemasyarakatan,” ujar salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu

Bagus Kurniawan menyampaikan SDP adalah keseluruhan sistem informasi tang meliputi pengumpulan, penyaringan, pengelolaan, penyajian, dan penkomunikasian informasi pemasyarakatan. “Sistem ini dibuat sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan publik kepada warga binaan, masyarakat, dan instansi pemerintah lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, secara terpisah Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Pamuji Raharja  menilai bahwa saat ini penggunaan SDP di UPT Penasyarakatan Sulawesi Barat secara umum sudah berjalan dengan baik, namun demikian masih terdapat permasalahan seperti belum optimalnya penginputan data serta konsolidasi yang dilakukan oleh operator SDP sehingga menyebabkan perbedaan data jumlah penghuni di lapangan dengan data yang ada di SDP.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan sistem database pemasyarakatan di UPT yang berkualitas guna menciptakan pelayanan publik yang efektif, efisien, dengan mengedepankan tata nilai PASTI,” pungkas salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu

Ia berharap kepada para Ka UPT untuk melakukan pengawasan, cek dan ricek terhadap tugas operator sehingga tidak terjadi kekosongan input ataupun kesalahan dalam memberikan data.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru