Hadapi Ancaman Krisis, Pj Gubernur Sulbar Canangkan Gerakan Merdeka Pangan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik mencanangkan gerakan Merdeka Pangan. Program ditandai dengan menanam bibit jagung dan kedelai. Langkah ini merupakan upaya menghadapi ancaman krisis pangan yang menghantui masyarakat global.

Akmal Malik mengatakan, gerakan Merdeka Pangan di Sulbar sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, dalam menyiapkan upaya menghadapi krisis pangan global. Khusus di Sulbar, fokus pada dua komoditi yakni jagung dan kedelai.

“Sasaran tanam hari ini  untuk jagung dan kedelai di lahan seluas 14 hektare di sejumlah titik tersebar di 6 kabupaten se Sulbar. Ini langkah awal, selanjutnya penanaman oleh 6 kabupaten dan target kita 40 ribu hektare,” ujar Akmal Malik.

Dia memaparkan,  40 ribu hektare lahan untuk penanaman jagung dan kedelai ini rencananya tersebar pada lahan yang dikelola petani, masyarakat umum dan pemerintah di 6 kabupaten.

“Dari target luas tanam tersebut, diharapkan dapat memproduksi enam ton per satu hektare nantinya,” ujar Akmal Malik.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri ini mengingatkan agar hasil panen dari lahan yang telah digarap melalui gerakan Merdeka Pangan bukan untuk diperjualbelikan. 

“Kita bagikan ke masyarakat saya minta jangan dijual. Karena ini semoga menjadi  langkah baik untuk ketahanan pangan di Sulbar khususnya menghadapi krisis pangan,” kata Akmal.

Dia pun berterima kasih atas dukungan dan kerjasama berbagai pihak sehingga gerakan Merdeka Pangan dapat berjalan lancar.
“Terima kasih kepada masyarakat, petani. Gerakan ini bisa sukses ketika kita bersinergi, kuncinya kolaborasi,” pungkasnya.

Hadir secara virtual, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Sulbar memiliki potensi besar seperti padi, jagung dan kedelai sehingga dengan adanya pencanangan tersebut dapat menambah nilai produksi pangan di Sulbar.

“Masalah pangan merupakan masalah yang sangat penting dan tidak bisa ditunda,” ungkapnya.

Dirinya mengaku siap mendukung apa yang dilakukan di Sulbar,  ia juga berharap seluruh daerah dapat mengikuti gerakan yang sama Sulbar.

Kadis DPTHP Muhtar mengatakan pencanangan tersebut diikuti seluruh Dinas Pertanian di Sulbar, sekaligus di ikuti oleh komunitas pertanian di Sulbar.

“Kegiatan ini kita beri nama program Merdeka Pangan yang digagas oleh pak gubernur. Pangan utama kita yaitu padi, jagung dan kedelai. Kalau padi kita sudah surplus kalau jagung juga kita surplus sisa kedelai yang produktivitasnya yang masih perlu ditingkatkan sehingga pada kesempatan ini kedelai akan menjadi tanaman wajib bagi para petani yang ikut program ini mengingat saat ini ketersediaannya sangat terbatas,” pungkasnya.(rls)

Berita Terkait

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa
Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Berita Terbaru