Idris : Dibutuhkan Sinergi Seluruh Kabupaten Dan Kota Dalam Penanganan Covid -19

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2020 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengikuti rapat penyampaian arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian, kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota Se-Indonesia, terkait langkah antisipasi penanganan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), melalui Video Conference.

Pada kesempatan tersebut, Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, sesuai dengan keluhan masyarakat yang telah didiskusikan dengan Anggota DPRD Provinsi, bahwa kesiapan kabupaten dalam hal kemampuan untuk melakukan koordinasi dengan mengandalkan dan mengendapkan gugus tugas di masing-masing kabupaten masih belum efektif.

“Hampir semua teman-teman di kabupaten masih menganggap gugus yang ada ini hanya sekedar tempelan, maka dari itu berbicara lebih jauh gugus ini tidak lagi mengenai sektor. Hal ini sejalan dengan penyampaian Dirjen Otda, bahwa senergi penanganan covid-19 dengan kabupaten dan kota sangat perlu dilaksanakan,”pungkas Idris

Sehubungan hal tersebut, lanjut Idris, sesuai dengan permintaan untuk melaksanakan sinkronisasi dan koordinasi dengan unsur Forkopimda di Sulbar berjalan dengan efektif.

“Kita telah melakukan kurang lebih tiga kali eksekutif meeting untuk memastikan keterlibatan dalam penanganan,”kata Idris

Selain hal itu, Idris juga menyinggung terkait ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) apabila terjadi kemungkinan situasi terburuk Covid-19 di Sulbar.
Menurutnya, kondisi yang memungkinkan bisa terjadinya chaos di Sulbar, jika ada skenario yang tidak bisa dipenuhi untuk ketersediaan APD.

“Kita tidak mengharapkan banyak kejadian, akan tetapi kami selalu berhitung pada kemungkinan situasi terburuk yang akan terjadi. Kami khawatir ketersediaan APD dan berbagai macam logistik ini kita masih terdapat permasalahan di daerah,”ucap Idris

Mengenai pergeseran anggaran, Ia menuturkan, melalui diskusi bersama DPRD menyepakati bahwa tidak terdapat permasalahan yang akan muncul dengan adanya kondisi seperti ini.

“Kami di Sulbar mematuhi dan menaati ketentuan yang ada. Kita bisa memahami bahwa kebutuhan pada kebijakan ini sudah kita jadikan pedoman pergeseran anggaran dalam penanganan covid-19,”kata Idris. (Advertorial)

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru