Jadi Miniatur Indonesia Balikpapan Sejatinya Tidak Menolak Kehadiran IKN

- Jurnalis

Selasa, 26 Juli 2022 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patria Rahmawati, S. Psi, M. Pd.(Foto: Istimewa)

Patria Rahmawati, S. Psi, M. Pd.(Foto: Istimewa)

RAKYATTA.CO, BALIKPAPAN — Pembangunan Ibu Kota Nusantara rencana akan dimulai awal Agustus 2022. Kehadiran ibu kota baru tentu akan menciptakan pola pikir dan perilaku baru bagi warga Kaltim. Hal ini diungkapkan oleh Psikolog Rumah Sakit Siloam, Patria Rahmawaty, S.Psi., M.Pd, Selasa 26 Juli 2022.

Ia mengatakan dari kacamata psikologi, kehadiran IKN tentu membuat setiap masyarakat akan mempunyai pandangan nya masing-masing. Bahkan tidak semua masyarakat akan menerima. Karena ada kehidupan baru yang akan masuk.

”Tentu ada perubahan terutama soal perilaku dan pola pikir. Pun dengan budayanya. Memang Balikpapan terkenal dengan miniatur Indonesia, tapi bagaimanapun juga hadirnya ribuan ASN, itu pasti sebuah perubahan dari masyarakat. Makanya ada pro dan kontra,“ ujar Dosen Politeknik Negeri Balikpapan ini.

Memang adanya IKN di Kaltim, kata dia perilaku dan pola pikir berubah dalam hal ini karena orang lokal menganggap tidak akan kalah bersaing dengan pendatang. Tapi hal tersebut tidak menjadi kesenjangan yang besar. Pasti akan ada adaptasi. Penduduk lokal beradaptasi mengikuti perubahan. sementara pendatang juga adaptasi dengan budaya lokal.

”Tapi secara umum masyarakat Kaltim khususnya Balikpapan sejatinya tidak menolak kehadiran IKN. Hal ini jika melihat dari sisi ekonomi. Karena banyak investasi yang akan masuk ke Balikpapan,“ jelasnya.

Terlepas dari itu, menurutnya suka atau tidak suka adanya IKN memang harus diterima. Apalagi pemerintah telah menetapkan nya bersamaan dengan UU.

”Sebagai warga yang baik tentu harus terima dan bagaimana bisa beradaptasi. Tapi tidak meninggalkan kearifan lokal dan tetap meningkatkan kualitas SDM. Sehingga ada persaingan secara kompetitif dan objektif. Masyarakat harus terus berfikir positif“ akunya.

Adanya IKN, kata dia juga tidak membawa dampak negatif cukup berlebihan. Sebab jika dilihat dari segi manfaat yakni akan ada pemerataan ekonomi dan pembangunan.

”Kemudian ingin memberikan peluang dan kesempatan bagi masyarakat Balikpapan dan Kaltim pada umumnya dalam kesenjangan ekonomi,“ tutup Sekretaris Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Kaltim ini.(*)

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru