Lewat Program “Mappaguru”, Ditlantas Polda Sulbar Sosialisasi Budaya Tertib Berlalulintas Dikalangan Pelajar

MAMUJU — Program “Mappaguru” yang diinisiasi oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan.

Program ini bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar, yang sering kali menjadi kelompok rentan dalam kecelakaan lalu lintas.

Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Virasandy Asmoro, melalui ketua Tim Program Mappaguru Iptu Novera, mengungkapkan bahwa program “Mappaguru” memiliki arti penting dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini.

“Kami berharap melalui program ini, para pelajar dapat menginternalisasi nilai-nilai keselamatan berlalu lintas sehingga mereka tidak hanya menjadi pelaku yang patuh, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka,” ujarnya.

Program “Mappaguru” kali ini dilaksanakan di SDN Karema, Mamuju. Di sekolah ini, para siswa diajak untuk mengikuti serangkaian kegiatan seperti ceramah, diskusi, dan simulasi berlalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, para petugas Ditlantas Polda Sulbar memberikan pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas, pentingnya penggunaan helm saat berkendara, dan bahaya menggunakan ponsel saat mengemudi.

“Melalui pendekatan yang lebih dekat dan interaktif, kami berharap para pelajar dapat lebih memahami dan menerapkan aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari mereka,” tambah Iptu Novera.

Selain menyasar pelajar, program “Mappaguru” juga merangkul para guru dan orang tua dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Para guru diajak untuk terus mengingatkan dan memberi contoh yang baik kepada siswa dalam berlalu lintas. Sementara itu, orang tua juga diimbau untuk selalu mengawasi dan menanamkan nilai-nilai keselamatan kepada anak-anak mereka.

Dengan adanya program “Mappaguru”, diharapkan bahwa budaya tertib berlalu lintas dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pelajar di Sulawesi Barat. Kesadaran ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *