MAMUJU – Munawwir Arafat resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mamuju, Kamis (2/10/2025).
Munawwir yang akrab disapa Mumun ini datang dengan rombongan besar. Sejumlah tokoh hadir mendampinginya, di antaranya Ketua PSTI yang juga Ketua DPRD Mamuju Syamsuddin Hatta, Ketua PBSI Muhammad Reza, Ketua Akuatik Sulfakri Sultan, Ketua Perbasi Yuslifar Yusuf Jafar, Wakil Ketua DPRD Mamuju Alfais Muhammad, Anggota DPRD Mamuju Indra Rukmana S, Muhammad Qhairil Muzakkir, serta liaison officer (LO) dan perwakilan sejumlah cabang olahraga (cabor).
Dalam kesempatan itu, Mumun mengklaim telah memenuhi syarat minimal 30 persen dukungan pencalonan dengan mengantongi rekomendasi dari 15 cabor.
“Berkas hari ini, yang dipenuhi itukan persyaratannya 30 persen dan kami mengumpulkan 15 cabor yang memberikan rekomendasi,” ujarnya.
Ia menyebut, proses pencalonannya penuh dinamika. Beberapa cabor yang sebelumnya mendukung kandidat lain akhirnya beralih memberikan dukungan kepadanya.
“Ada kurang lebih 6 cabor yang awalnya sudah memberikan dukungan ke yang lain, tetapi ketika kami deklarasikan untuk maju, mereka berbalik untuk mendukung kami,” ungkapnya.
Mumun yang juga merupakan Anggota DPRD Mamuju menekankan pentingnya independensi tim penjaringan dalam proses pemilihan Ketua KONI. Menurutnya, integritas panitia adalah kunci agar demokrasi olahraga di Mamuju berjalan sehat.
“Tim penjaringan ini tetap independen dan memiliki integritas yang mumpuni agar demokrasi itu aman, nyaman, dan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan besar yang akan dihadapi Ketua KONI Mamuju ke depan, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Barat tahun depan.
“Siapa pun yang terpilih ini memang memiliki PR berat, tetapi itu bukan halangan. Kita harus berupaya semaksimal mungkin supaya Mamuju bisa menjadi juara umum,” pungkasnya.










