MAMUJU – Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Munawwir Arafat, memastikan diri maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mamuju periode 2025–2029.
Keseriusan Munawwir ditandai dengan pengambilan formulir pendaftaran oleh liaison officer (LO) timnya, Muh Rusdi Nurhadi dan Muh Ashar, di Sekretariat Penjaringan KONI yang berlokasi di Stadion Manakarra Mamuju, Minggu (28/9/2025).
“Kami siap membawa energi baru. Dengan semangat kepemudaan yang dibawa Kakak Munawwir, KONI Mamuju bisa lebih progresif dalam memajukan olahraga di kabupaten tercinta ini,” ujar Rusdi usai mengambil formulir.
Menurut Rusdi, seluruh persyaratan telah dipenuhi, termasuk dukungan minimal 30 persen dari total 32 cabang olahraga yang menjadi syarat utama. “Hadirnya kami hari ini adalah bentuk penegasan keseriusan mengikuti proses penjaringan,” tegasnya.
Ketua Penjaringan Bakal Calon Ketua KONI Mamuju, Suratmin Amin, menjelaskan bahwa pengambilan formulir dibuka sejak 27 hingga 29 September 2025. Hingga hari kedua, sudah ada dua bakal calon yang tercatat mengambil formulir. “Pendaftaran akan ditutup pada 29 September pukul 23.59 WITA,” ungkapnya.
Suratmin merinci tahapan selanjutnya, mulai dari pengembalian formulir pada 30 September, verifikasi administrasi 3–5 Oktober, penyempurnaan berkas 6–8 Oktober, hingga penetapan bakal calon pada 9–10 Oktober. Hasil penjaringan sekaligus pengumuman calon resmi dijadwalkan pada 11–12 Oktober 2025, sebelum masuk ke tahapan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Muskorkab).
Selain itu, ia menegaskan bahwa calon ketua wajib memenuhi syarat pengalaman organisasi di bidang olahraga, baik sebagai pengurus KONI, cabang olahraga, maupun organisasi keolahragaan fungsional. “Semua itu harus dibuktikan dengan SK resmi,” tandasnya.
Apakah Anda ingin saya buatkan versi judul yang lebih bombastis untuk menarik perhatian publik, misalnya dengan menekankan sisi “pertarungan politik olahraga” atau “generasi muda ambil alih KONI Mamuju”?










