Narkoba Menggila di Sulbar, Wakapolda: Bongkar Oknum dan Jaringan Jeruji Besi

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Hari Santoso, angkat bicara soal ledakan kasus narkoba yang kian menggila di wilayah hukumnya. Dalam gelaran Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Antik Marano 2025 yang berlangsung di Mamuju, Selasa (29/7/2025), Hari membeberkan fakta mengejutkan: kasus narkoba di Sulbar melonjak dari 242 kasus pada 2023 menjadi 260 kasus di tahun 2024.

Yang paling mengkhawatirkan, kata dia, pelakunya tidak hanya dari kalangan sipil. Ada dugaan keterlibatan oknum anggota Polri dan bahkan narapidana yang masih menjalani hukuman pun ikut mengendalikan peredaran dari balik jeruji besi.

“Pelaku berasal dari berbagai kalangan, termasuk oknum Polri dan ada indikasi keterlibatan narapidana yang masih menjalani hukuman,” ungkap Brigjen Hari dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa narkoba masuk ke wilayah Sulbar melalui berbagai jalur, baik darat, laut, hingga pelabuhan tikus. Jalur distribusinya diduga kuat berasal dari tiga provinsi tetangga: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Hari juga mewanti-wanti agar Operasi Antik Marano 2025 tidak dijadikan sekadar formalitas semata. Ia menegaskan pentingnya keseriusan dan kerja nyata dari seluruh personel Polda Sulbar untuk benar-benar menyikat habis jaringan narkoba yang kini semakin canggih dan terstruktur.

“Saya ingin operasi ini bukan hanya formalitas. Semua anggota harus paham tugas dan tanggung jawabnya. Jangan sampai kecolongan lagi,” tegasnya.

Ia juga memerintahkan para Kabag Ops dan Kasat Narkoba se-Sulbar untuk segera menindaklanjuti hasil pelatihan di lapangan, dengan harapan operasi kali ini mampu membongkar jaringan besar dan memberi efek jera yang nyata.

Peningkatan kasus ini menjadi alarm bahaya serius bagi masyarakat dan aparat penegak hukum di Sulbar. Perang terhadap narkoba pun kini memasuki babak baru—lebih kompleks, lebih berani, dan menuntut tindakan yang jauh lebih tegas.

Berita Terkait

Seminggu Kabur! Resmob Polresta Mamuju Hentikan Pelarian Residivis Curanmor di Donggala Sulteng
Polresta Mamuju Ungkap 5 TKP Curanmor Tangkap 3 Pelaku, Sita 6 Motor dan 1 Mobil
Doa Bersama dan Istigasah Jadi Ikhtiar Polda Sulbar untuk Keselamatan Masyarakat dan Alam Sulawesi Barat
Polresta Mamuju Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Provinsi, Residivis hingga Anak di Bawah Umur Diamankan
Fisik Prima, Pelayanan Maksimal! Polda Sulbar Pastikan Personel Siap Mengabdi kepada Masyarakat
Cegah Kriminalitas Malam Hari, URC Ditreskrimum Polda Sulbar Sisir Sejumlah Titik Rawan di Mamuju
Persempit Ruang Gerak Kejahatan, URC Gabungan Jatanras Polda Sulbar Sisir Wilayah Rawan Mamuju
Sentuhan Kasih Sayang dari Layar RTMC, Polantas Polda Sulbar Sapa Pengendara dengan Cara Humanis
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Seminggu Kabur! Resmob Polresta Mamuju Hentikan Pelarian Residivis Curanmor di Donggala Sulteng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Polresta Mamuju Ungkap 5 TKP Curanmor Tangkap 3 Pelaku, Sita 6 Motor dan 1 Mobil

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Doa Bersama dan Istigasah Jadi Ikhtiar Polda Sulbar untuk Keselamatan Masyarakat dan Alam Sulawesi Barat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Polresta Mamuju Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Provinsi, Residivis hingga Anak di Bawah Umur Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Cegah Kriminalitas Malam Hari, URC Ditreskrimum Polda Sulbar Sisir Sejumlah Titik Rawan di Mamuju

Berita Terbaru