Pasangan Calon Bupati Mateng ARSAL-ASKARY Lanjutkan Kampanye Dialogis di Desa Kayu Calla dan Kadaila Disambut Ratusan Warga

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng) nomor urut satu, Dr. H. Arsal Aras dan Dr. H. Askary Anwar, kembali melanjutkan kampanye dialogis bersama masyarakat di Desa Kayu Calla dan Desa Kadaila, Kecamatan Karossa, Senin (30/9/2024). Kampanye ini disambut hangat oleh ratusan warga yang antusias mendengarkan gagasan dan visi pasangan calon ini.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Arsal Aras, yang didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan, H. Hasanuddin Salon, menanggapi isu yang berkembang di kalangan masyarakat terkait harga sawit yang kerap kali mengalami fluktuasi. Arsal menegaskan bahwa penanganan harga sawit tidak dapat sepenuhnya bergantung pada kebijakan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Jika ada informasi dari pihak-pihak tertentu, termasuk calon bupati yang menyatakan mampu menangani harga sawit, kami menganggap informasi tersebut tidak benar,” ujar Arsal di hadapan warga.

Lebih lanjut, Arsal menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas ekspor yang harganya ditentukan oleh pasar global, bukan oleh pemerintah. Ia menegaskan bahwa baik pemerintah daerah maupun pusat tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan harga sawit.

“Harga sawit ditentukan oleh pasar dunia, bukan oleh pemerintah. Jadi, jika ada pihak yang mengatakan bahwa mereka bisa menaikkan harga sawit jika terpilih, itu adalah informasi yang tidak benar,” tegas Arsal.

Menurutnya, salah satu solusi konkret untuk menstabilkan harga sawit, khususnya di Kabupaten Mamuju Tengah, adalah dengan membuka peluang bagi investor untuk membangun pabrik pengolahan sawit di wilayah tersebut. Dengan adanya pabrik, diharapkan stabilitas harga sawit dapat tercapai melalui penyerapan produksi lokal yang lebih efektif.

“Salah satu solusi untuk menstabilkan harga sawit di Mateng adalah dengan membuka ruang bagi investor untuk membangun pabrik sawit dan bekerja sama dengan pemerintah. Ini adalah langkah konkret yang kami tawarkan,” pungkas Arsal Aras.

Pasangan ARSAL-ASKARY terus melanjutkan kampanye dialogis mereka dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang realistis dan terukur, tanpa memberikan janji-janji yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026
TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026
IJS Sambangi Kominfopers Mateng, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah Lawan Hoaks
Sengketa Sawit Memanas! Dua Kelompok Warga di Mateng Nyaris Adu Bacok, Polisi Turun Tangan
Cegah Konflik Melebar, Polsek Pangale Gerak Cepat Damai Dua Warga Kuo
Angin Kencang Hantam Pesisir Budong-Budong, Rumah Warga Rata Diterpa Pohon Kelapa
Kapal Tenggelam di Samarinda, Lima ABK Ditemukan Selamat Terombang-Ambing di Laut, Tiga Masih Hilang
Bupati Mateng Dampingi Gubernur Sulbar Tinjau Bendungan Budong-Budong: Proyek Rp1 Triliun Menuju Kemandirian Pangan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 18:38 WIB

TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:44 WIB

IJS Sambangi Kominfopers Mateng, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah Lawan Hoaks

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:52 WIB

Sengketa Sawit Memanas! Dua Kelompok Warga di Mateng Nyaris Adu Bacok, Polisi Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:16 WIB

Cegah Konflik Melebar, Polsek Pangale Gerak Cepat Damai Dua Warga Kuo

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB