Pemimpin Itu Pelayan Aspirasi Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 9 Agustus 2021 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyatta.co – Berbicara tentang pemimpin, tentu tidak ada orang yang tidak ingin menjadi seorang pemimpin.

Menjadi seorang pemimpin adalah dambaan setiap orang.Baik itu pemimipin di suatudesa, kabupaten/kota, provinsi terlebih menjadi pemimipin sebuah Negara (presiden).

Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kebolehan dan kelebihan.

Khususnya kecakapan kelebihan di suatu bidang, sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu, demi pencapaian satu atau beberapa tujuan (Kartini Kartono, 1994:33).

Dari definisi pemimpin tersebut bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa pemimpin bekerjasama dengan orang lain untuk melakukan suatu tujuan tertentu. Tetapi berbeda dengan kepemimpinan saat ini, banyak pemimpin sekarang yang bertindak sendiri untuk memperoleh keuntungan sendiri juga.

Leadership is not position, but action. Kalimat ini banyak beredar tapi , tidak ada seorang pun yang benar-benar bisa menjalankannya.

Kenapa demikian? Karena masih banyak yang berpikir bahwa pemimpin itu adalah posisi dimana seseorang mempunyai otoritas untuk memerintah siapa saja, melalukan apa saja, disegani dan dihormati banyak orang.

Tetapi tidaklah demikian, menjadi seorang pemimpin berarti harus siap menjadi pelayan bagi orang lain, contoh ruang lingkup kecil(Memimpin Desa ) jangan bangga akan jabatan tersebut dan berfikir dapat melakukan apa saja.

Itu merupakan asumsi yang salah, karena menjadi pemimpin itu adalah sebuah tantangan dimana harus siap melayani banyak aspirasi masyarakat dan memecahkan satu persoalan ditengah masyarakat.

Pelayan? Mungkin dalam benak banyak orang merupakan sebutan yang hina tapi sebenarnya ini mempunyai makna yang dalam.

Pelayan biasanya sebutan untuk seseorang yang membantu mengurus keperluan rumah tangga (pembantu).

Tapi dalam lingkup pemerintahan yang disebut pelayan adalah mereka yang membantu dan mengurus keperluan masyarakat, tentu saja ini suatu kebanggaan bisa melayani banyak masyarakat contohnya Para Wakil Rakyat, Bupati maupun Gubernur.

(SDK)

Berita Terkait

Refleksi HANI 2026: Dari Perang Candu Menuju Bumi Tipalayo Bebas Narkoba
Refleksi 10 Tahun Kepolisian Daerah Sulawesi Barat di Hari Bhayangkara ke-80 Tahun Polri
MBG dan Koperasi Merah Putih: Antara Harapan Kesejahteraan dan Tantangan Implementasi
THR Cair, Lebaran Menggairahkan Ekonomi dan Kebahagiaan
Belajar dari Warung Makan, Kunci yang Hilang dari Program MBG
Polisi Juga Manusia: Di Balik Seragam, Ada Hati yang Tulus Mengabdi
Musda HIPMI Sulbar: Momentum Regenerasi, Bukan Ajang Transaksional
APBD SERTA PUBLIC VALUE
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:24 WIB

Refleksi HANI 2026: Dari Perang Candu Menuju Bumi Tipalayo Bebas Narkoba

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:53 WIB

Refleksi 10 Tahun Kepolisian Daerah Sulawesi Barat di Hari Bhayangkara ke-80 Tahun Polri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:17 WIB

MBG dan Koperasi Merah Putih: Antara Harapan Kesejahteraan dan Tantangan Implementasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:53 WIB

THR Cair, Lebaran Menggairahkan Ekonomi dan Kebahagiaan

Sabtu, 27 September 2025 - 17:44 WIB

Belajar dari Warung Makan, Kunci yang Hilang dari Program MBG

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolres Mateng Ikuti Salat Istisqa, Lanjut Santuni Anak Yatim

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:11 WIB