Peringati Hari Kesadaran Nasional, Pemprov Sulbar Tekankan Disiplin dan Percepatan Program

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 17 juni 2026.

Upacara tersebut dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemprov Sulbar, Amir Dado, yang bertindak sebagai pembina upacara mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Dalam amanatnya, Amir Dado menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda seremonial bulanan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat.

“Upacara Hari Kesadaran Nasional yang kita laksanakan setiap bulan bukanlah sekadar rutinitas seremonial belaka. Ini adalah momentum refleksi bagi kita semua untuk meneguhkan kembali komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” kata Amir Dado.

Ia menyampaikan, sebagai roda penggerak pemerintahan di tingkat provinsi, ASN memikul tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, Sulbar membutuhkan aparatur yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas, disiplin tinggi, serta mental melayani.

Amir Dado mengajak seluruh ASN meninggalkan kebiasaan lamban dan sikap ego sektoral dalam bekerja. Menurutnya, birokrasi harus bertransformasi menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengajak kita semua mengubah pola pikir dari birokrat yang lambat melayani menjadi birokrat yang melayani masyarakat dengan cepat, mudah, dan transparan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Amir Dado menekankan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sulbar.

Pertama, peningkatan kedisiplinan sebagai landasan utama dalam bekerja. Menurutnya, disiplin waktu dan kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam memastikan program kerja berjalan sesuai rencana.

“Kedisiplinan merupakan cerminan profesionalisme aparatur negara dan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkap Amir Dado.

Kedua, percepatan realisasi program pembangunan dan pelayanan publik. Ia meminta seluruh perangkat daerah fokus pada pencapaian target kinerja agar setiap program dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel.

Amir Dado juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara efektif sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Ketiga, menjaga netralitas, soliditas, dan kekompakan di tengah berbagai dinamika yang berkembang. ASN diminta tidak mudah terpengaruh isu negatif maupun penyebaran hoaks di media sosial.

“Mari kita selalu mendukung dan mengawal kebijakan pemerintah daerah dengan dedikasi penuh serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” pungkasnya.

Amir Dado turut menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang berhasil diraih Pemprov Sulbar, termasuk keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 12 kali berturut-turut.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan kebanggaan bersama, namun harus diiringi dengan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja.

“Mempertahankan keberhasilan jauh lebih berat daripada meraih keberhasilan itu sendiri,” tegas Amir Dado.

Di akhir amanatnya, Amir Dado menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik. Ia juga mengingatkan ASN yang masih kurang disiplin agar menjadikan momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai bahan introspeksi untuk memperbaiki diri.

“Semoga momentum ini dapat menggugah kesadaran kita semua untuk terus meningkatkan disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh
Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:16 WIB

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:31 WIB

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Berita Terbaru