Peringati Sumpah Pemuda, Pemuda di Polman Gelar Aksi Unjuk Rasa

- Jurnalis

Kamis, 28 Oktober 2021 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATTA.CO | POLMAN — Refleksi sumpah pemuda selalu diperingati pada 28 oktober. Sumpah pemuda merupakan hasil pertemuan parah pemuda Indonesia pada tanggal 28 oktober 1928. Dari hasil pertemuan parah pemuda lahirlah ikrar sumpah pemuda.

Ippank yang bertindak sebagai Koordinator Lapangan, dalam orasinya, mengatakan, Sumpah pemudah tidak lahir begitu saja dengan mudah, ada sebuah sejarah yang panjang yang telah menyatukan parah pemuda Indonesia untuk membentuk suatu persatuan dalam merawat kesadaran nasionalisme untuk terlepas dari penjajahan kolonialisme dan imperialism global.

“Maka melalui Aksi demonstrasi yang kami taksanakan ini, akan lebih mempertegas gerakan pemuda di erah sekarang ini, bahwasanya kemajuan suatu bangsa tidak terlepas dari perjuangan parah pemuda,sesuai dengan catatan sejarah yang telah di ikrarkan sebelumnya,” kata dia. Kamis 28 Oktober 2021.

Masih kata dia, dalam orasinya, Dengan kondisi sekarang ini, kami sebagai pemuda masih sajah di hantui oleh ulah para pihak birokrasi Negara yang belum mengindahkan amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat (3) yang menekankan bahwa bumi, air,udara dan kekeyaaan alam lainnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarrnya untuk kemakmuran rakyat.

“Tapi kenyataan hari ini pemerintah justru tidak hadir untuk mengimplementasikan amat unangundang tersebut. Malah pada sektoral pertanian justru mengalami ketimpangan, dan ketidak stabilan ekonomi,” kata dia

Terkhusus dikabupaten Polewali Mandar, Kata Dia,  sejak tahun 2018 mengalami penyempitan lahan Pertanian 100 Ha/Thn, juga hasil panen sejak 2018 mengalami penurunan dari 386 ribu ton merosot ke angka 209 ton ditahun1 2019. Ini merupakan dampak dari alih fungsi lahan pertanian yang terus terjadi bahkan tidak mampu dehentikan oleh pemerintah.

“Jika ini terus menerus terjadi justru akan mengundang konflik-konflik horizontal di kalangan masyarakat akibat alih fungsi lahan yang terus terjadi. Bahkan polman sendiri telah di canangkan sebagai wilayah penyandang pangan bahkan menjadi swasembadaya pangan. Ada empat tuntutan yang menjadi titik penekanan kami,”Pungkasnya. (Aco)

Berita Terkait

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa
Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:42 WIB

Profesional dan Sigap, Sat Samapta Polresta Mamuju Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Patmor Polresta Mamuju Sikat Knalpot Brong, Balapan Liar Nihil!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 22:09 WIB