Petani Durian Sulawesi Ikuti Sarasehan Durian Nasional 2025 di Tangerang

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,- Para petani durian dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul dalam Sarasehan Durian Nasional 2025 yang digelar di Hotel Sapphire Sky, BSD City, Tangerang, pada Sabtu (19/7/2025). Kegiatan ini diprakarsai oleh komunitas Durian Traveler Indonesia yang dipimpin oleh Alif Al Badri.

Acara ini menjadi ajang berbagi ilmu, pengalaman, serta menyamakan persepsi dalam hal budidaya dan perawatan durian, agar setiap varietas lokal mampu tumbuh optimal sesuai standar kualitasnya.

“Kegiatan ini kita gelar untuk menyamakan persepsi tentang perawatan durian, sehingga setiap varietas mampu mencapai kualitas terbaiknya. Kita berharap hasil panen bisa masuk kategori top perform, punya nilai tambah bagi petani, dan siap memasuki pasar ekspor,” ujar Alif Al Badri, founder Durian Traveler Indonesia, dihadapan awak media.

Dari Sulawesi Barat, hadir Zaenal, petani durian asal Polewali Mandar, yang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, sarasehan ini bukan hanya tempat bertemu, tapi juga sarana bertukar wawasan dan membangun semangat baru antarpetani.

“Banyak ilmu dan pengalaman luar biasa yang kami dapatkan di sini. Jangan takut soal pasar — yang penting kualitas ditingkatkan. Untuk memenuhi kebutuhan lokal saja, teman-teman Durian Traveler masih harus impor dari luar” ungkap Zaenal.

Selain Zaenal, hadir pula tiga petani durian lainnya dari Sulawesi: Irham (Polewali Mandar), Ahmad Yani (Bulukumba), dan Hendra (Sidrap).

Ahmad Yani Owner Amhec Farm Bulu kumba menambahkan bahwa ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini akan segera dibagikan kepada rekan-rekan petani di Sulawesi.

“Apa yang kami dapat di sini akan kami bawa pulang untuk teman-teman di Sulawesi. Harapannya, bisa menjadi pemicu peningkatan kualitas dan kesejahteraan petani durian di daerah,” ujarnya.

Sarasehan ini menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi antarpetani durian terus tumbuh, demi membangun masa depan durian Nusantara yang lebih berkualitas dan mendunia. (Zik)

Berita Terkait

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Junda Maulana Tegur Keras ASN Sulbar: Disiplin Harus Dimulai dari Pimpinan
Kemiskinan 10,18 Persen, Sekda Sulbar Minta ASN Bergerak Cepat
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Selasa, 8 September 2026 - 22:18 WIB

WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi

Senin, 7 September 2026 - 18:47 WIB

BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana

Berita Terbaru

Advertorial

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:22 WIB