Pulihkan Lahan Kritis, Bupati Wajo: Butuh Gerakan Bersama

- Jurnalis

Rabu, 21 Juli 2021 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO, Rakyatta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo di bawah kepemimpinan Bupati Wajo, Amran Mahmud, punya cita-cita mewujudkan kawasan pertanian terpadu. Ada banyak tujuan yang ingin dicapai di balik itu.

Demi tercapainya tujuan tersebut, Amran Mahmud mengajak dan menyerukan masyarakat menjaga keseimbangan alam dengan menggalakkan penanaman pohon untuk menghijaukan kembali lahan kritis.

Seruan itu disampaikan Amran Mahmud saat menghadiri acara Penanaman Sejuta Pohon di Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (21/7/2021). Tanam pohon ini dilaksanakan bersama Kodim 1406/Wajo.

“Memulihkan kembali lahan yang kritis ini dibutuhkan gerakan bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi berbagai elemen masyarakat,” ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong dan mengajak masyarakat untuk sadar lingkungan dengan menjaga keseimbangan alam.

Menurutnya, saat ini sudah banyak lahan yang sudah rusak sehingga tidak lagi mampu menjadi penahan air jika hujan. Imbasnya sering kali terjadi banjir dan erosi serta kerusakan lingkungan lainnya.

Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini mengakui akan butuh waktu lama memulihkan lahan kritis, tetapi pihaknya yakin akan terwujud jika dilakukan dengan gerakan bersama. Salah satu upaya di Wajo dalam menjaga keseimbangan alam adalah pengembangan kawasan pertanian terpadu.

“Melalui pengembangan kawasan pertanian terpadu ada mimpi besar yang terkandung di dalamnya. Di antaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat, menghadirkan kawasan agrowisata dengan keseimbangan alam yang terjaga, serta menghadirkan sumber pangan yang sehat,” beber Amran Mahmud.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHD) Wajo melalui Kepala Bidang Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Muh. Rafi Aryawardhana, mengatakan ada 10.000 bibit pohon akan dibagikan kepada desa yang menggalakkan program pertanian terpadu.

Khusus di Desa Mattirowalie, kata dia, sebanyak 1.860 bibit pohon siap ditanam. “Pengadaan bibit ini berdasarkan MoU Pemerintah Kabupaten Wajo dengan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah II Makassar,” jelas Rafi.

Dari kerja sama itu, Wajo mendapatkan bantuan bibit sebanyak 150.000 pohon berupa ketapang kencana, cempedak, durian, langsat, dan nangka.

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Berita Terbaru