Ratusan Korban Banjir Salutambung, Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

- Jurnalis

Rabu, 30 November 2022 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Pasca Banjir bandang yang melanda dusun Sambalagia dan dusun Tatibajo desa Salutambung Kecamatan Ulumanda, menyebabkan belasan rumah hanyut dan puluhan rusak berat akibat.

13 pasca banjir bandang tersebut, sejumlah pengungsi masih bertahan di tenda pengungsian sampai hari ini. (30/11/22).

Meluapnya air sungai 18 Nopember menyebabkan ratusan rumah warga rusak berat bahkan ada juga yang tersapu banjir.

Jebolnya bendungan Malunda karena curah hujan yang sangat tinggi 18 Nopember yang lalu, menyisakan duka bagi ratusan warga di dua dusun tersebut.

Pemerintah Kabupaten Majene menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari pasca banjir bandang, dan masa tanggap darurat akan berakhir tanggal 02 Desember 2022.

Untuk kenyamanan dan keamanan para pengungsi, tenda pengungsian yang sejak awal dibangun di area Puskesmas Salutambung, telah dipindahkan ke Rumah Sakit Pratama Salutambung.

Menurut keterangan Aco, salah seorang warga dusun Sambalagia, saat ini mereka belum berani kembali ke rumah karena masih trauma apalagi akses jalan menuju ke kampung mereka masih terputus, bahkan beberapa jembatan roboh.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada musibah ini, tapi sampai hari ini, jalan belum normal bahkan kondisi rumah kami juga sudah tidak layak huni,” ujar Aco

Ia juga mengatakan, sesaat setelah banjir bandang berlalu, waktu itu warga bergegas meninggalkan kampung, dan bermalam di hutan satu karena mereka harus berjalan ratusan kilometer untuk menuju pusat Desa Salutambung.

Dusun Sambalagia adalah dusun terjauh dari Desa Salutambung, untuk mengakses lokasi tersebut, butuh waktu sejam menunggangi roda dua melalui jalur ekstrem.

Sejak hari pertama pengungsi korban banjir bandang, langsung mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah, Bupati Majene juga langsung ke lokasi pengungsian untuk menjenguk warga dan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan para relawan.

Bahkan Sekda Provinsi Sulbar dan beberapa pejabat juga mengunjungi dan memberikan bantuan kepada korban banjir bandang.

Bantuan juga datang dari berbagai ormas Islam dan seluruh elemen masyarakat.

Salah satunya Dewan Pimpinan Daerah Wahdah Islamiyah Majene yang menerjunkan personil Wahdah Inspirasi Zakat Majene dan Relawan Wahdah Peduli, untuk menyalurkan bantuan kepada pengungsi.

Bantuan dalam bentuk barang dan uang tunai dari Wahdah Islamiyah Majene diharapkan dapat meringankan beban para korban.

Saat dikonfirmasi usai menyalurkan bantuan kepada pengungsi, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Majene Muhammad Saddang mengatakan, Wahdah Islamiyah sebagai salah satu ormas Islam yang eksis di Kab. Majene sangat peduli dengan kehidupan sosial masyarakat khususnya warga yang terdampak bencana.

“Bencana yang menimpa saudara kita adalah momen untuk saling berbagi dan saling peduli” pungkas Muhammad Saddang

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru