RS Bhayangkara Mamuju Bantah Tuduhan Lalai Tangani Pasien Kecelakaan, Sebut Penanganan Sudah Sesuai Prosedur

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Manajemen Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju memberikan klarifikasi atas beredarnya informasi yang menyebut adanya kelalaian dalam penanganan medis terhadap pasien kecelakaan asal Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju.

Dalam keterangan resmi pihak rumah sakit, disebutkan bahwa pasien atas nama Heldi tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada pukul 19.30 Wita, Selasa (7/10/2025), sebagai rujukan dari Puskesmas Dungkait setelah mengalami kecelakaan tunggal. Saat tiba, pasien dalam kondisi gelisah namun masih menunjukkan respons aktif.

“Pasien langsung mendapatkan tatalaksana awal sesuai standar pelayanan gawat darurat, termasuk pemeriksaan vital sign, pemasangan infus, dan tindakan medis lain sebelum dilakukan CT-scan kepala,” terang pihak RS Bhayangkara dalam penjelasan tertulisnya.

Selanjutnya, pasien dilakukan CT-scan kepala untuk memastikan kondisi cedera yang dialami. Setelah pemeriksaan, pasien tetap diobservasi di ruang IGD karena kondisi gelisah yang masih memerlukan pemantauan intensif.

Sementara itu, istri pasien, Rosliati, tiba di IGD sekitar pukul 21.30 Wita dalam keadaan sadar dan juga mendapat pemeriksaan medis lanjutan.

Menanggapi informasi yang beredar di media sosial dan pemberitaan terkait dugaan lambannya pelayanan, pihak RS Bhayangkara Mamuju menegaskan bahwa seluruh tindakan medis telah dilakukan sesuai prosedur dan standar pelayanan gawat darurat (SPGDT).

“Tidak benar jika disebut pasien tidak segera ditangani. Begitu tiba di IGD, tim medis langsung memberikan pertolongan awal sesuai kondisi pasien,” tegas perwakilan rumah sakit.

Lebih lanjut, rumah sakit juga menyayangkan munculnya klaim dari pihak yang mengaku keluarga pasien dan menyebarkan informasi yang tidak diverifikasi.

“Anak pasien, saudari Gita, menyampaikan kepada kami bahwa tidak pernah diwawancarai oleh siapa pun dan tidak memiliki media sosial seperti TikTok, Facebook, atau grup keluarga sebagaimana disebut dalam pemberitaan. Jadi, informasi yang beredar jelas tidak dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Hingga Rabu (8/10/2025), pihak RS Bhayangkara memastikan bahwa kondisi kedua pasien kini sudah stabil dan masih dalam observasi lanjutan.

“Fokus kami adalah keselamatan dan pemulihan pasien. Kami juga terbuka bagi pihak keluarga untuk mendapatkan penjelasan langsung terkait setiap tindakan medis yang dilakukan,” tutup pihak manajemen RS Bhayangkara Mamuju.

Berita Terkait

Bangunan Wisata Pantai Malauwa Ludes Terbakar, Damkar Mamuju Berjibaku Padamkan Api
Cegah Kelangkaan BBM, Polresta Mamuju Terjunkan Personel ke Sejumlah SPBU
SPBU 74.915.07 Simboro Mamuju Pastikan Pelayanan BBM Berjalan Normal, Masyarakat dan Kendaraan Tetap Terlayani
Aksi Humanis SPBU Simboro, Pengendara yang Antre BBM Dapat Masker Gratis
Widya Lestari Raih Juara II Nasional, Harumkan Nama Sulbar di Muktamar BKMT
Bantuan Pangan Beras Disalurkan di Binanga, Total 1.929 Kg untuk 643 Penerima
Antrean BBM, SPBU Simboro Beri Makanan Gratis kepada Pengendara
MUC Taman Karema Resmi Diluncurkan, Jadi Titik Balik Kebangkitan UMKM di Mamuju
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Bangunan Wisata Pantai Malauwa Ludes Terbakar, Damkar Mamuju Berjibaku Padamkan Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Cegah Kelangkaan BBM, Polresta Mamuju Terjunkan Personel ke Sejumlah SPBU

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:03 WIB

SPBU 74.915.07 Simboro Mamuju Pastikan Pelayanan BBM Berjalan Normal, Masyarakat dan Kendaraan Tetap Terlayani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Aksi Humanis SPBU Simboro, Pengendara yang Antre BBM Dapat Masker Gratis

Jumat, 25 September 2026 - 20:10 WIB

Widya Lestari Raih Juara II Nasional, Harumkan Nama Sulbar di Muktamar BKMT

Berita Terbaru