Mamuju – Menjelang Muktamar Wahdah Islamiyah ke-IV yang akan digelar akhir tahun ini, mulai disemarakkan dengan kegiatan tablik akbar oleh masing-masing pimpinan wilayah Wahdah Islamiyah, dibeberapa provinsi.
Tidak ketinggalan pimpinan wilayah WI Sulbar yang turut melaksanakan tablik akbar virtual dengan tema Pendidikan paripurna dalam keteladanan bimbingan Rasulullah.
Kegiatan ini dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat. DR. Muhammad Idris.
Ketua panitia Zainuddin. MZ mengatakan meskipun dihelat secara virtual namun kegiatan ini akan dihadiri sekitar seribuan kader dan warga Wahdah Islamiyah dari 6 Kabupaten se-Sulawesi Barat, (31/08/21).
Kata Zainuddin hantaman badai pandemi sejak dua tahun terakhir telah melumpuhkan banyak sektor termasuk dunia Pendidikan, ini diantara alasan panitia tablik akbar memilih tema tentang pendidikan.
Pendidikan juga telah menjadi hal penting dalam Islam sejak wahyu pertama diterima Rasulullah Shallallahualaihi Wasallam, beliau mengajarkan akidah di rumah Arqom bin Arqom, bahkan Rasulullah menjadikan mengajar baca-tulis bagi 10 orang penduduk Madinah sebagai syarat pembebasan bagi setiap tawanan perang Badar.
Umar bin Khattab bahkan mengirim guru-guru ke wilayah yang baru difutuhat. Tujuannya agar pemikiran umat terkait dengan akidahnya. Hal inilah yang kelak mengangkat umat beberapa derajat lebih tinggi, hingga mengantarnya pada khoiru ummah, ungkap Zainuddin
Kegiatan ini bagian upaya Wahdah Islamiyah memberikan perhatian pada sektor pendidikan karena kondisi pendidikan saat ini harus menjadi perhatian bersama, utamanya pada kondisi pandemi dan pasca pandemi.
“InsyaAllah pekan depan Ahad, 5 September kegiatan ini akan dihelat secara virtual menghadirkan Ust. DR. Ahmad Hanafi, Lc.,MA. Sebagai pemateri dan akan dibuka Sekertaris daerah provinsi Sulbar DR. Muhammad Idris, M.Si,” ujar Zainuddin
Tabligh akbar ini juga akan dibalut dengan doa agar wabah corona segera hilang dari muka bumi, sehingga manusia bisa kembali hidup secara normal. Utamanya aktivitas belajar mengajar di sekolah pada semua tingkatan. pungkas Zainuddin










