Tanam Pisang Cavendish di Polman, Dijamin Harga Tidak Akan Turun Meski Panen Melimpah

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin melakukan penanaman pisang cavendish di Kabupaten Polman, Jumat 20 Desember 2024.

Hadir juga Relation Manager PT. Cipta Agri Pratama Sukawati, Pj Bupati Polman Muhammad Ilham Borahima dan para rombongan Pemprov maupun Pemkab Polman.

“Petani kita sudah lama menunggu hadirnya pisang cavendish di Polman. Alhamdulillah hari ini sudah terwujud,” kata Sukawati.

Ia berharap para petani di Kabupaten Polman bisa menghijaukan bumi Tipalayo dengan pisang cavendish.

“Budidaya pisang cavendish ini kita tidak perlu ragu, karena PT CAP akan memberikan kontrak warning kepada petani, jaminan bahwa petani kita PT CAP. Jadi lima tahun harga pisang cavendish tidak naik dan tidak turun,” tambahnya.

Seperti, jika panen setiap kecamatan tidak akan turun harganya sesuai kontrak, ini menjadi jaminannya.

“Kita di Makassar setiap saat standby. Jadi petani kita di Sulsel dari bulan November sampai Desember 2024 ini alhamdulillah petani sudah panen. Mudah-mudahan Polman juga mengikuti hal itu,” ungkapnya.

Pj Bupati Polman Muhammad Ilham Borahima menyampaikan sejak awal setelah mendengar adanya program unggulan Pj Gubernur terkait pisang cavendish langsung dirinya bergerak.

“Saya mengumpulkan para petani dan melakukan sosialisasi di sini memperkenalkan pisang cavendish. Saya juga bawa ke Bone untuk studi dan akhirnya sampai pada penanaman hari ini,” ucap Muhammad Ilham.

Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menuturkan hari ini dilaksanakan penanaman pisang cavendish yang dibiayai langsung lewat KUR di Desa Sumarrang Kabupaten Polman.

“Saya sebelum jadi Pj Gubernur Sulsel sudah merintis ini, kebetulan saya punya sahabat menanam pisang cavendish 32 ribu hektare di Lampung. Hasil Rp 5 triliun setiap tahun,” tuturnya.

Selain itu, dia menceritakan bagaimana awal mula mempelajari komoditi pisang cavendish, dimana dirinya yang pertama kali membawa komiditas ini ke Sulsel.

“Jadi kita juga desain lewat KUR itu, saya pelajari semua ilmunya dan memanggil teman-teman dari IPB. Awalnya biaya saya pribadi 100 persen. Jadi kalau mau menggerakan gagasan harus berani,” tandasnya.(rls)

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB