Temuan di Ompreng MBG MI Uhaidao, SPPG Aralle Bergerak Cepat Lakukan Penelusuran

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aralle buka suara terkait temuan benda asing dalam ompreng Makan Bergizi Gratis saat distribusi ke sekolah di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Sebelumnya, pada distribusi MBG ke sejumlah penerima manfaat, satu sekolah yakni Madrasah Ibtidaiyah Desa Uhaidao, Kecamatan Aralle, ditemukan belatung dalam ompreng yang diberikan kepada siswa.

Menanggapi insiden tersebut, Kepala SPPG bersama Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan, bergerak cepat melakukan penelusuran.

Syahrul bersama tim menemui tokoh adat, tokoh masyarakat, Kepala MI Uhaidao selaku penerima manfaat, serta Kepala Desa Uhaidao untuk mencari titik awal kemunculan belatung. Hasilnya, hingga Sabtu, 2 Mei 2026, sumber kemunculan belum diketahui.

“Kami mengakui adanya kemunculan belatung itu. Namun sumbernya dari mana, kami belum tahu dan masih terus melakukan penelusuran,” kata Syahrul Gunawan.

Syahrul menegaskan, insiden ini akan menjadi bahan evaluasi total bagi SPPG agar lebih baik dalam melayani anak bangsa. Ia memastikan kejadian tersebut bukan unsur kesengajaan.

“Yang pasti, hal ini bukan kesengajaan, tetapi benar-benar merupakan kelalaian bagi kami, utamanya di SPPG,” ujarnya.

Meski demikian, SPPG Aralle menyadari ada kelalaian dalam proses penyajian. Dengan harapan, ke depan hal serupa tidak lagi terjadi di wilayah Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa pada umumnya.

“Kami tetap menyadari ini kelemahan kami di tingkat SPPG. Kita berharap hal serupa tidak lagi terjadi ke depan,” tegas Syahrul.

Dengan begitu, Kepala SPPG Aralle bersama dengan Korwil MBG Kabupaten Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa, terkhusus penerima manfaat di wilayah Kecamatan Aralle, Uhaidao atas kejadian tersebut.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini, semoga dengan insiden ini kami lebih berhati-hati lagi dalam penyajian makanan bergizi ke depannya,” tandasnya.

Sementara itu, Tokoh Pendidik setempat, Syamsul, menyampaikan agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan dan cukup dijadikan pelajaran.

Sebab, menurut Syamsul, program MBG merupakan bukti kehadiran negara di pelosok desa. Ia meminta masyarakat penerima manfaat di Desa Uhaidao memberi kesempatan SPPG untuk berbenah.

“Saya rasa persoalan ini tidak usah diperpanjang, tidak usah dibesar-besarkan karena ini juga tidak disengaja. Mana mungkin anak kita mau diberikan makanan yang tidak sehat. Ini kejadian yang tak terduga,” kata Syamsul.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya penerima manfaat di Desa Uhaidao, agar insiden ini tidak perlu diumbar.

“Tentunya pihak SPPG akan berbenah untuk yang lebih baik,” pungkasnya

Berita Terkait

Karhutla Tawalian Mamasa Bakar 2 Hektare Lahan, TNI-Polri dan Damkar Turun Tangan Api Dicegah Mendekati Permukiman
Pemkab Mamasa Perkuat Ketaatan Lingkungan, Fokus Benahi TPA Salubue dan Kejar Adipura
Mamasa Pecahkan Rekor MURI, Minum Kopi Pakai Suke Jadi Ikon Budaya
Polres Mamasa Gerebek Arena Sabung Ayam di Desa Lambanan, Aktivitas Judi Dibubarkan
Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif
HAM Soroti Absennya Ketua DPRD Mamasa Saat Pelantikan Sekwan, Laporan ke PAN Disiapkan
Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Mamasa, Jalur Poros Sempat Lumpuh
Kades Masoso Buka Suara, Bantah Ancam Wartawan Begini Klarifikasinya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:56 WIB

Karhutla Tawalian Mamasa Bakar 2 Hektare Lahan, TNI-Polri dan Damkar Turun Tangan Api Dicegah Mendekati Permukiman

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Pemkab Mamasa Perkuat Ketaatan Lingkungan, Fokus Benahi TPA Salubue dan Kejar Adipura

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Mamasa Pecahkan Rekor MURI, Minum Kopi Pakai Suke Jadi Ikon Budaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:10 WIB

Polres Mamasa Gerebek Arena Sabung Ayam di Desa Lambanan, Aktivitas Judi Dibubarkan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:33 WIB

Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif

Berita Terbaru