Ulumanda Bukan Tempat Buangan! Mahasiswa Geruduk Jalan Trans Sulawesi, Tuntut Wakil Bupati Majene Minta Maaf

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE – Aksi unjuk rasa meledak di ruas jalan Trans Sulawesi, Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Sabtu (19/7/2025). Puluhan mahasiswa dan pemuda Ulumanda turun ke jalan mengecam keras pernyataan kontroversial Wakil Bupati Majene yang menyebut ASN tidak disiplin akan dipindahkan ke Ulumanda.

Pernyataan itu menyulut kemarahan warga. Bagi mereka, ucapan tersebut tidak hanya arogan, tetapi juga telah menyakiti harga diri masyarakat Ulumanda. Mereka menilai, pernyataan itu menjadikan wilayah mereka seolah-olah tempat “pembuangan” aparatur negara yang tak becus.

“Wakil Bupati Majene seakan menjadikan Ulumanda sebagai tempat buangan ASN bermasalah. Ini bukan hanya penghinaan, tapi bentuk stigmatisasi terhadap daerah kami,” tegas Aldi Tandeallo, aktivis Pemuda Ulumanda.

Massa aksi menyatakan, Ulumanda adalah tanah kelahiran yang selama ini terpinggirkan dari pembangunan. Bukan tempat untuk dihina, apalagi dijadikan ancaman bagi ASN.

Tiga Tuntutan Utama Masyarakat Ulumanda

Aliansi masyarakat dan mahasiswa Ulumanda menyuarakan tiga tuntutan tegas kepada Wakil Bupati Majene:

Segera datang dan minta maaf secara terbuka di Ulumanda.

Tarik pernyataan diskriminatif secara resmi di media dan forum pemerintahan.

Hentikan cara berpikir diskriminatif terhadap wilayah terpencil.

Mereka menegaskan bahwa warga Ulumanda bukan warga kelas tiga. Mereka menuntut keadilan pembangunan dan penghormatan terhadap eksistensi daerah mereka.

Desak Percepatan Infrastruktur dan Tolak Tambang Merusak

Tak hanya soal harga diri, massa juga menuntut perhatian nyata atas kondisi infrastruktur:

Perbaikan jalan Salutambung – Urekang

Perbaikan jalan Lombe – Taukong

Perbaikan jalan Tamerimbi

Perbaikan jalan Sambabo – Rura

Perbaikan jalan Kolehalang – Panggalo

Tolak tambang pasir di Tubo yang dinilai merusak lingkungan

Tingkatkan pelayanan publik di Ulumanda

Massa menegaskan, jika tuntutan tidak ditanggapi, gelombang aksi akan terus berlanjut.

“Kalau suara kami tidak didengar hari ini, kami akan turun lagi. Ini bukan soal politik, ini soal harga diri dan masa depan Ulumanda,” tambah Aldi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Wakil Bupati Majene maupun Pemerintah Kabupaten Majene.

Berita Terkait

BBM, Tambang, MBG hingga RUU Perampasan Aset Disorot BEM Unsulbar
URC Polres Majene Ungkap Kasus Penganiayaan, Terduga Pelaku Diamankan
Bupati Majene Turun Langsung Cek Harga Pasar, TPID Pastikan Kebutuhan Pokok Warga Terpenuhi
Bupati Majene Hadiri HUT IJS Sulbar, Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan
Mahasiswa Gizi Poltekkes Mamuju Petakan Masalah Gizi di Tiga Desa
Bupati Majene Jemput Program Kampung Nelayan 2027, Bantuan Kapal dan Koperasi Nelayan Jadi Fokus
Bupati Majene Usulkan RS Pendidikan dan Peningkatan RS Pratama ke Kemenkes
Bupati Majene dan Kepala Daerah Sulbar Temui Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 23:18 WIB

BBM, Tambang, MBG hingga RUU Perampasan Aset Disorot BEM Unsulbar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:39 WIB

URC Polres Majene Ungkap Kasus Penganiayaan, Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:46 WIB

Bupati Majene Turun Langsung Cek Harga Pasar, TPID Pastikan Kebutuhan Pokok Warga Terpenuhi

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:08 WIB

Bupati Majene Hadiri HUT IJS Sulbar, Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan

Senin, 29 Juni 2026 - 20:47 WIB

Mahasiswa Gizi Poltekkes Mamuju Petakan Masalah Gizi di Tiga Desa

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Salogatta Fun Run 2026 Meriah! 150 Peserta Taklukkan Rute 7 Kilometer

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:52 WIB