MAMUJU – Wakapolda, Brigjen Pol Hari Santos menyampaikan arahan tegas kepada seluruh personel Polda Sulbar, tentang makna pengabdian, kedisiplinan dan tanggung jawab menjaga nama baik institusi Polri. Ingat polisi adalah pelayan masyarakat bukan sebaliknya.
“Ingat, kalian adalah pelayan masyarakat. Secara status, kedudukan kita justru lebih rendah dibanding masyarakat yang kita layani. Polri memiliki aturan hukum yang wajib dipatuhi dari ujung kepala hingga ujung kaki. Jangan pernah mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan masyarakat.”
Wakapolda menegaskan bahwa sebagai abdi negara, kita diikat oleh aturan dengan moral dan etika yang hidup di tengah masyarakat.
“Anda adalah panutan dan pelopor teladan hidup yang tertib, teratur dan berdisiplin. Jangan jadi benalu di tengah masyarakat. Khususnya bagi rekan-rekan yang baru mengabdi, sadarilah seragam dan perlengkapan yang kalian pakai ini bukan milik pribadi. Ini adalah amanah yang diberikan masyarakat kepada negara wajib dijaga penuh tanggung jawab,” tegas Wakapolda.
Lebih lanjut, Wakapolda menyebutkan tugas Polri adalah menjaga keamanan dan mengajak kepada kebaikan, bukan sebaliknya. Wakapolda memperingatkan satu kesalahan yang kalian lakukan, akan mencoreng nama baik rekan-rekan lainnya yang sudah mengabdi dengan tulus. Jangan bangga berlebihan. Nama baik Polda Sulbar ada di pundak kalian jangan cederai pengabdian rekan-rekan yang telah menjaganya dengan jujur.
Bersamaan itu, Wakapolda juga mengajak dan meminta seluruh personel untuk berpikir sebelum bertindak, “Berpikirlah positif. Sebelum mengambil tindakan, pikirlah seribu kali sebelum dilakukan. Jangan justru membuat onar karena kita telah terikat aturan yang tidak boleh dilanggar. Ke depannya Polri akan mengumpulkan tunas-tunas terbaik. Pastikan kalian termasuk di dalamnya dengan bekerja sesuai jalur hukum,” tutur Wakapolda.
Menutup arahannya, dengan peringatan sekaligus harapan yang mendalam, Wakapolda menyebutkan kita bukan lagi masyarakat biasa. Kita diberi tanggung jawab melayani dan menjaga keamanan ketertiban masyarakat maka perlu saling ingatkan.
“Percayalah, jika kalian kehilangan amanah karena pelanggaran, penyesalan itu akan datang selamanya. Sebelum itu terjadi, marilah perbaiki diri. Banyak bersyukur dan beribadah karena saat ini, kita dipercaya memikul tanggung jawab besar sebagai abdi negara.”








