Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban Bus Terperosok di Karossa, 2 Orang Tewas dan 10 Luka

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 12.05 WITA. Bus Bintang Fadiya bernomor polisi DN 7901 AU terperosok ke area perkebunan sawit warga setelah diduga kehilangan kendali.

Bus yang dikemudikan Sapri tersebut diketahui tengah dalam perjalanan dari Pinrang menuju Palu. Saat kejadian, kendaraan membawa 12 orang yang terdiri dari sopir, kernet, sopir bantu, dan sembilan penumpang. Bus juga membawa sejumlah barang kelontongan.

Peristiwa bermula saat bus melintas di lokasi kejadian. Kendaraan diduga mengalami kondisi yang membuat sopir tidak dapat mengendalikan laju bus. Bus kemudian keluar dari jalurnya, menyerong ke arah berlawanan hingga akhirnya terperosok ke area perkebunan sawit milik warga yang posisinya lebih rendah dari badan jalan.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan. Tidak lama berselang, personel Polsek Karossa bersama jajaran Satlantas Polres Mamuju Tengah tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap para korban.

Petugas bersama masyarakat bahu-membahu mengeluarkan korban dari dalam bus yang mengalami kecelakaan. Para korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pertolongan, evakuasi korban, pengamanan TKP, serta mengatur situasi agar proses penanganan dapat berjalan lancar,” ujar Kapolres Mamuju Tengah.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Lara.

Sementara itu, 10 korban lainnya mengalami luka-luka. Tiga korban menjalani perawatan di RSUD Mamuju Tengah, sedangkan tujuh korban lainnya mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Lara.

Sopir bus, Sapri, mengalami luka ringan dan telah menjalani pengobatan. Setelah mendapatkan perawatan, yang bersangkutan diamankan di Polsek Karossa untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.

Polres Mamuju Tengah juga telah melakukan sejumlah tindakan di lokasi kejadian, mulai dari pertolongan pertama, evakuasi korban, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), hingga olah TKP dan pendataan terhadap seluruh korban.

Selain itu, barang bawaan para penumpang yang berada di dalam bus turut diamankan untuk memastikan seluruh barang tetap terdata dan dapat ditangani sesuai prosedur.

Dalam penanganan pascakecelakaan, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja dan rumah sakit guna memastikan para korban memperoleh pelayanan serta penanganan yang maksimal.

Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, Polres Mamuju Tengah selanjutnya akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sulawesi Barat untuk melibatkan Traffic Accident Analysis (TAA). Analisis tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap secara lebih mendalam kronologi dan faktor penyebab kecelakaan.

Kapolres Mamuju Tengah turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Tasokko yang dengan sigap membantu proses evakuasi. Respons cepat warga dinilai sangat membantu kepolisian dalam memberikan pertolongan awal, terutama pada saat kondisi korban membutuhkan penanganan segera.

Sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses evakuasi dan penanganan kecelakaan di jalur Trans Sulawesi.

Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan umum yang melintas di jalur Trans Sulawesi, agar senantiasa mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, serta memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima selama perjalanan.

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Mateng Petakan Peluang Kerja bagi Warga Lewat POLIRAN
Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum
Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran
Jelang Operasi Patuh Marano 2026, Propam Polres Mateng Periksa Disiplin Personel
Hari Santri Nasional 2026, Kapolres Mateng Ajak Santri Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional
Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas
URC Polresta Mamuju Gerak Cepat Tangani Keributan Dini Hari di Jalan Pongtiku
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Jelang Operasi Patuh Marano 2026, Propam Polres Mateng Periksa Disiplin Personel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kapolres Mateng Ajak Santri Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Berita Terbaru

Advertorial

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:26 WIB