Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Persoalan lahan dan keamanan masyarakat Pasangkayu menjadi perhatian dalam audiensi Kapolda Sulawesi Barat bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tomakaka Justice Indonesia di Ruang Tamu Sendana, Lantai II Mapolda Sulbar, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan yang dimulai pukul 15.30 WITA tersebut menjadi ruang bagi perwakilan LBH Tomakaka Justice Indonesia untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan masyarakat, khususnya terkait lahan serta dampaknya terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pasangkayu.

Kapolda Sulbar mendengarkan persoalan yang disampaikan dengan didampingi Dirintelkam, Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Kabid Propam, Kabidkum, dan Kabid Humas Polda Sulbar. Kehadiran para pejabat utama tersebut membuka ruang untuk memahami permasalahan dari aspek keamanan, penegakan hukum, pengawasan, dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Audiensi ini merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kapolri melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan menghadirkan kepolisian sebagai institusi yang terbuka terhadap aspirasi dan keluhan warga.

Dalam persoalan lahan, mendengarkan masyarakat menjadi langkah penting untuk memahami duduk perkara secara utuh. Setiap klaim maupun keberatan perlu ditelaah berdasarkan dokumen, fakta, dan ketentuan hukum agar penanganannya memberikan kepastian hukum serta melindungi hak para pihak.

Dialog antara kepolisian dan pendamping hukum masyarakat juga menjadi sarana untuk mencegah kesalahpahaman serta mengantisipasi berkembangnya persoalan lahan menjadi gangguan kamtibmas. Penyampaian aspirasi melalui jalur yang tertib membuka kesempatan bagi setiap permasalahan untuk dipahami dan ditangani sesuai kewenangan.

Melalui pertemuan ini, Polda Sulbar memperkuat komunikasi dengan unsur masyarakat dalam menjaga situasi Pasangkayu tetap aman dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diwujudkan melalui kesediaan mendengar, memahami keluhan, serta mengedepankan pelayanan dan penanganan persoalan secara profesional.

Berita Terkait

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran
Jelang Operasi Patuh Marano 2026, Propam Polres Mateng Periksa Disiplin Personel
Hari Santri Nasional 2026, Kapolres Mateng Ajak Santri Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional
Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas
URC Polresta Mamuju Gerak Cepat Tangani Keributan Dini Hari di Jalan Pongtiku
URC Polresta Mamuju Sisir Kota hingga Subuh, Remaja Nongkrong dan Dugaan Balap Liar Jadi Sasaran
Polresta Mamuju Tangkap Warga Baras Penadah 40 Ton Pupuk Subsidi dari Bone Sulsel, Kapolresta : Dijual ke Pemilik Kebun Sawit!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Jelang Operasi Patuh Marano 2026, Propam Polres Mateng Periksa Disiplin Personel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kapolres Mateng Ajak Santri Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Berita Terbaru