Waspada Pipa Induk Jargas di Wajo

- Jurnalis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO — Pemasangan Jaringan Gas (Jargas) di Kabupaten Wajo disoroti Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK).

Ketua DPD L Kontak Wajo, Muh. Amir angkat bicara terkait pemasangan Jargas tersebut yang menurutnya progres jargas di Wajo yang dilaksanakan PT. S PGN sedikit berbeda dengan pemasangan jargas tahun 2011.

Menurut Gunawan, Constrution Manjager PT. S PGN, pihaknya tidak melakukan sosialisasi ke masyarakat sebelum pekerjaan di mulai karena tidak mendapatkan arahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wajo.

” Pekerjaan Jargas tanpa sepengetahuan masyarakat. Ini sama saja wilayah mereka di acak acak pelaksana,” tegas Amir.

Amir juga mengkritik , Pemda Wajo yang telah melakukan pembiaran terhadap perusahaan Jargas dengan tidak melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Pemda Wajo menurut Amir, tidak memberikan perhatian khusus di jaringan pipa induk 180 inci yang terbentang di Jembatan Sungai Tampangeng.

Posisi pipa induk menurut Amir  seharusnya crossing di pinggir jembatan bukan pipa induk hanya di ceburkan ke sungai dan di biarkan mengambang yang akibatnya bisa fatal karena ini menyangkut jaringan gas rumah tangga.

“jika terjadi kebocoran di pipa induk tersebut maka masyarakat akan terkena dampaknya. Kami punya bukti fisik terkait pipa induk tersebut,” jelasnya.

Amir meminta agar bupati wajo turun langsung memantau di sekitar Jembatan Sungai Tampangeng, dan jika Pemda Wajo tidak merespon hal tersebut maka Amir dan lembaganya akan melaporkan bukti tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH).

“Sisa gas yg di miliki Pemda seharusnya di alihkan saja menjadi gas rumah tangga daripada menjadikan PLTG atau CNG yang tak kunjung bisa terlaksana. Masyarakat harus  jauh lebih di prioritaskan  artinya jaringan gas lebih dinikmati manfaatnya oleh masyarakat di banding PLTG dan CNG. Bupati harus mempertimbangkan sisa gas yg di miliki,” tutupnya.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru