Mamuju — PT Bank Negera Indonesia (Persero) atau BNI kembali menggagas penandatanganan 2.046 akad kredit Massal pemilikan rumah (KPR), sekaligus membuka 6.138 layanan produk konsumen dan asuransi personal accident, Rabu 26 Februari 2020.
“Kegiatan ini serentak se Indonesia. Ada 2.046 rumah akad kredit, BNI Cabang Mamuju mendapatkan kouta 25 user. Mamuju Tengah 7 dan Mamuju 18,” kata pimpinan BNI Cabang Mamuju, Arfandi
Dikatakan ada sembilan developer yang bekerjasama, diantaranya; PT. Ansari Bakti Mandiri; PT Bumi Karya Rezky; PT Dizi Gayatri Utama; PT Karya Laparamai Indah; PT Safa Madani; PT Bramamuni Karya Putra; PT Bumi Masagena Mandiri; PT Mateng Mulia Property dan PT Lima Empat Tobadak.
“Harapan kami ke depan kepada debitur baru kami, utamanya terkait kelancaran pembayaran supaya berjalan dengan lancar sampai jangka waktu berakhir,”ujarnya.
Selain itu, Arfandi juga berharap kepada para pengembang untuk menyediakan fasilitas unit rumah yang benar-benar nyaman. Utamanya fasilitas umum, seperti jalan, PLN dan PDAM, kemudian bangunan rumah.
Kegiatan akad massal tersebut menggunakan pakaian adat berdasarkan ciri khas daerah masing-masing. Hal itu bertujuan memunculkan produk lokal.
“Ini bagian dari upaya BNI untuk mendorong pengembangan di Sulbar. Karena BNI juga telah menyalurkan KUR untuk pengusaha kecil, kita juga melakukan penyaluran bantuan sosial atau Bansos,”tuturnya.










