71 Gempa Susulan Guncang Palu Usai Gempa M6,7, Warga Diminta Tetap Waspada

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Palu merilis perkembangan terbaru terkait aktivitas gempa bumi susulan pascagempa tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) siang.

Hingga pukul 14.30 WITA, BMKG mencatat telah terjadi sebanyak 71 kali gempa susulan (aftershock) yang tersebar di sejumlah titik di sekitar wilayah sumber gempa. Gempa-gempa susulan tersebut memiliki kekuatan yang bervariasi, mulai dari magnitudo kecil hingga gempa yang masih dapat dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah.

Aktivitas gempa susulan yang cukup intens ini menunjukkan masih berlangsungnya proses penyesuaian batuan di sekitar zona sumber gempa setelah terjadinya gempa utama berkekuatan M6,7. Meski demikian, BMKG memastikan bahwa fenomena tersebut merupakan bagian dari mekanisme alam yang lazim terjadi setelah gempa besar.

Sebelumnya, gempa utama terjadi pada Selasa siang dengan pusat gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Palu pada kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi tektonik dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Palolo di kawasan Palolo Graben dengan mekanisme pergerakan patahan normal (normal fault).

Getaran gempa utama dirasakan kuat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Warga di Palu, Sigi, Donggala, Poso hingga wilayah Pasangkayu, Mamuju Tengah dan Kabupaten Mamuju dilaporkan turut merasakan guncangan yang cukup signifikan.

BMKG kembali menegaskan bahwa gempa bumi utama maupun rangkaian gempa susulan yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG dan instansi terkait.

Selain itu, warga yang berada di sekitar bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa diminta untuk berhati-hati dan memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalamnya. Kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi juga perlu terus ditingkatkan demi keselamatan bersama.

BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Tengah dan akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada masyarakat apabila terjadi perubahan signifikan pada aktivitas kegempaan di kawasan tersebut.

Berita Terkait

HUT RI ke-81 di Depok, Kapolres Metro Depok Bacakan Pancasila
SMSI Anugerahkan Penghargaan kepada 16 Tokoh Nasional dan Daerah Peduli Kemerdekaan Pers
SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat
Gempa M 6,7 Guncang Sigi, 1 Tewas dan Ratusan Rumah Rusak
Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Sulawesi Barat
Ketua DPP IJS Sulbar Terima Kunjungan Ketua DPW IJS Pasangkayu, Perkuat Sinergi Organisasi
Respons Perubahan Global, Firdaus Intruksikan Anggota SMSI Jadi Pemandu Informasi yang Sehat
PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:49 WIB

HUT RI ke-81 di Depok, Kapolres Metro Depok Bacakan Pancasila

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:08 WIB

SMSI Anugerahkan Penghargaan kepada 16 Tokoh Nasional dan Daerah Peduli Kemerdekaan Pers

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:22 WIB

SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:59 WIB

Gempa M 6,7 Guncang Sigi, 1 Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:24 WIB

71 Gempa Susulan Guncang Palu Usai Gempa M6,7, Warga Diminta Tetap Waspada

Berita Terbaru