Pantau Abrasi Pantai, Gubernur Sulbar Akan Lakukan Relokasi

- Jurnalis

Minggu, 10 Januari 2021 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Ancaman abrasi pantai yang dialami sekira 50 an warga yang terdampak di pemukiman Dusun Ga’de Desa Tangnga -tangnga, Kecamatan Tinambung Polman mendapat perhatian Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar. Sabtu, 9 Januari 2021, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuriah , unsur Forkopimda, dan beberapa pimpinan OPD meninjau pemukiman tersebut.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, setelah melakukan peninjauan dan mendengarkan langsung dampak yang dialami oleh masyarakat setempat, salah satu cara yang tepat agar tidak terjadi kondisi berulang adalah relokasi.

“Tadi kita sudah melihat lokasi abrasi pantai itu memang kondisinya padat. Untuk penganganan awal  akan dipindahkan ke ke lokasi yang lebih aman,” ujar Ali  Baal.

Begitupun soal tanggul pemecah ombak, kata Ali, itu akan menjadi perhatian pemerintah provinsi agar melakukan penataan dalam waktu dekat .

“Kita akan tetap memperbaiki tanggul yang rusak dan juga lokasi yang rusak,” ungkapnya. 

Wakil Ketua DPRD  Sulbar,   Usman Suhuriah mengemukakan,  tempat tersebut membutuhkan perbaikan tanggul penahan ombak agar warga yang bermukim di tempat tersebut  tidak terus terancam banjir pasang terutama saat musim angin barat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur telah memberikan perhatian kepada warga setempat.

” Warga yang bermukim di situ terus-menerus terancam banjir pasang, apalagi saat musin angin barat. Makanya, di tempat itu dibutuhkan perbaikan tanggul penahan ombak yang pernah ada disitu. Saya sepakat dengan wacana relokasi serta perbaikan tanggul pemecah ombak. Dengan begitu warga yang bermukim di tempat tersebut  tidak terus terancam banjir pasang, ” kata legislator Golkar itu.  

Salah satu warga yang terdampak abrasi, Maryani mengatakan, ancaman abarasi yang mengancam rumahnya bersama warga lainya sudah mereka alami sejak 10 tahun.

” Kalau air naik pak, sampai ke dalam rumah. Dan kami sudah terbiasa. Bahkan, sudah ada dua rumah warga yang hancur karena hantaman ombak,” kata Maryani.

Ia pun berharap kepada pemerintah agar segera melakukan penanganan sehingga mereka aman dari dampak abrasi. (farid)

Berita Terkait

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Keributan di Festival UMKM Berhasil Diredam, Polresta Mamuju Amankan Dua Terduga Pelaku
Polresta Mamuju Bongkar Dua Kasus Narkoba, Pasangan Calon Pengantin Pesta Sabu dan Pengedar Obat Berbahaya Ditangkap
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:07 WIB

Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026

Berita Terbaru

Advertorial

DPRD Sulbar Kebut KUA-PPAS 2027 dan Pemilihan Wakil Gubernur

Kamis, 23 Jul 2026 - 17:45 WIB