MAMUJU | RAKYATTA.CO — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mamuju bersama MCCC dan Ikatan Mahasiswa Muhamnadiyah didukung oleh Kodim Mamuju melaksanakan kegiatan vaksinasi COVID-19 bertajuk ‘Mentari COVID-19, Muhammadiyah Untuk Semua’.
Distrik Manager Program Vaksinasi, Hadi Eka Saputra mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut adalah hasil kerja sama dari beberapa unsur internal Muhammadiyah dan juga unsur yang ada di Kabupaten Mamuju seperti Dinas Kesehatan Prov Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamuju. Kegiatan vaksinasi massal itu merupakan program dari USAID dan MPKU Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar lima hari yakni pada , 28 Oktober hingga- 02 November 2021 dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
“Kami menargetkan sebanyak 3.000 dosis khususnya bagi kabupaten Mamuju, Umumnya bagi Masyarakat Mamuju. Secara teknis, untuk tercapainya target tersebut kami bekerjasama dengan Kodim 1418 Mamuju melakukan ‘penjemputan bola’ ke Desa-desa di wilayah Mamuju,” katanya.
Sementara itu, Ketua PDM Mamuju Hasbullah mengungkapkan, acara ini menunjukkan salah satu bukti bahwa Muhammadiyah turut membantu program Pemerintah untuk mempercepat vaksinasi dan juga menekan angka penularan COVID-19.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penuh untuk mensukseskan acara pelaksanaan Vaksinasi massal tersebut,” Ujar Hasbullah.
Ketua MCCC Sulbar, Rusli, pun menyambut baik atas agenda pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 Muhammadiyah di Mamuju. Ia berharap, kehadiran Muhammadiyah dalam pelaksanaaan vaksinasi massal sebagai upaya mendukung gerakan pemerintah untuk pencegahan penularan dan menekan angka kematian akibat COVID-19.
“Sebagai salah satu organisasi islam terbesar yang fokus Pada Kemanusiaan . Adanya penyebaran COVID-19 menjadi perhatian penting bagi kami. Melihat rendahnya capaian vaksinasi kategori lansia dan remaja di wilayah Mamuju hal ini menjadi target utama kami. Dari target 3.000 dosis yang kami siapkan, 40 persen untuk remaja, 40 persen untuk lansia dan sisanya kami arahkan untuk masyarakat umum,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Tim Vaksin Kodim 1418 Mamuju Sapran, menjelaskan, vaksinasi massal bisa menjadi wadah promosi kesehatan, informasi serta edukasi yang tepat bagi masyarakat dalam memutus mata rantai dan menekan angka kematian akibat COVID-19 di wilayah Mamuju
“Kami siap membantu dan kerja sama bukan hanya target 3.000 dosis vaksin saja bahkan lebih kami akan dukung dan membuka kerja sama sebagai pencegahan dan tindakan secara sungguh-sungguh, masif dan terkoordinasi dengan baik.
Untuk diketahui, data terakhir yang sudah terkumpul sekitar 2750, selama lima hari sebelumnya panitia bersama Kodim 1418 Mamuju sudah menyelenggarakan vaksinasi dengan mekanisme mobile ke beberapa lokasi yang ada di wilayah Mamuju. Hingga saat ini peserta yang sudah tervaksin sebanyak 2750 dari 3.000 peserta yang ditargetkan.(*)










