Gubernur Sulbar Resmikan Taman Budaya dan Museum Sulbar

- Jurnalis

Rabu, 10 November 2021 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN| Rakyatta.co – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar meresmikan Taman Budaya dan Museum Sulbar, yang berada di Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu, 10 November 2021.

Acara peresmian dihadiri Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III, Permaisuri Raja Gowa Andi Hikma Andi Kumala Idjo, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, Ketua TP. PKK Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal dan Ketua DWP Sulbar, Kartini Hanafi Idris.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, Taman Budaya dan Museum Sulbar Buttu Ciping tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemprov Sulbar terhadap pembangunan di bidang seni dan budaya.

“Hal ini merespon kerinduan masyarakat, terutama para penggiat seni dan budaya terhadap sarana yang representatif untuk pembinaan dan pelestarian seni dan budaya, agar potensi di bidang tersebut dapat didayagunakan,”kata Ali Baal

Ali Baal berharap, sarana itu dipelihara dengan baik agar memberi nilai manfaat di bidang kesenian dan kebudayaan, seperti pagelaran seni pertunjukan, pameran, sarasehan dan workshop. Termasuk pameran seni dan koleksi benda-benda pusaka, baik yang berskala lokal, regional, bahkan internasional.

“Sarana ini terbuka bagi pelajar dan mahasiswa untuk pengembangan bakat dan kreativitas, serta untuk pendayagunaan potensinya dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulbar, termasuk kegiatan pengkajian, penelitian, pendokumentasian dan pelatihan dalam rangka pemeliharaan khasana seni dan budaya Sulbar,”ucap Ali Baal
Ali Baal menyatakan, sarana tersebut akan terus dibenahi untuk menjadi sebuah kawasan yang menggambarkan Sulbar.

“Pembenahan tentu akan terus dilakukan sesuai dengan kemampuan anggaran Pemprov Sulbar. Kita berharap pemerintah pusat berkenan memberikan bantuan dan dukungan untuk Taman Budaya dan Museum Sulbar ini,”tutur Ali Baal

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar dan jajarannya atas kerja kerasnya, sehingga Taman Budaya dan Museum tersebut dapat terwujud.

Gubernur menegaskan, pelestarian kesenian dan kebudayaan bukan hanya tanggungjawab pemerintah, namun juga diharapkan perhatian masyarakat untuk bersama pemerintah serta para penggiat seni dan budaya, supaya berperan dalam pelestarian seni budaya dan daerah.
“Kehadiran kita bukan hanya karena kecintaan terhadap Sulbar. Lebih dari itu, merupakan bentuk perhatian dan komitmen pada upaya pelestarian kesenian dan kebudayaan di bumi bekas Afdeling Mandar ini,”tandasnya

Ia menambahkan, kesenian merupakan salah satu unsur kebudayaan, sekaligus sebagai media pembentukan karakter yang berbudaya, sebagai faktor penting untuk merawat kehidupan yang berkeadaban. Karena itulah, pembangunan Taman Budaya dan Museum Sulbar digagas untuk menjadi pusat pembinaan dan pengembangan seni dan budaya daerah yang tumbuh dan berkembang di Sulbar.

Menanggapi kehadiran Raja Gowa ke-38 dalam kegiatan itu, Ali Baal menyatakan, hal tersebut merupakan kehormatan tersendiri.

“Beliau berkesempatan hadir di tempat ini setelah secara khusus mengunjungi Makam Arajang Balanipa yang pertama, Todilaling, di Desa Napo. Karaeng Idjo berkunjung ke Makam Todilaling sebagai penegasan bahwa Kerajaan Balanipa dan Kerajaan Gowa memiliki pertalian sejarah yang perlu terus dipelihara oleh anak cucunya,”tuturnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Prof. Gufran Dharma Dirawan mengemukakan, Taman Budaya Buttu Cipping merupakan salah satu cagar budaya yang telah diamanahkan Pemerintah Republik Indonesia.

Prof. Gufran mengatakan, upaya dalam membangun sebuah kawasan budaya merupakan satu bagian yang tidak hentinya diperjuangkan, membangun, menjaga dan melestarikan budaya bagi seluruh lapisan masyarakat Sulbar.

“Hari ini merupakan sebuah replika dari bagaimana demikian dahulu kala para Mara’dia berkumpul bersatu dalam rangka menciptakan kesejahteraan pada masyarakatnya, mulai dari Manyambungi atau Todilaling, Mara’dia Tomepayung, Maradia Tomejallo, Daengta Tommuane Daengta Tobaine, berkumpul untuk bersama-sama saling melengkapi, saling menjaga dan saling mengimplementasikan apa yang ada, “ujarnya

Sementara itu, Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III mengatakan, Mandar merupakan daerah bagian dari dirinya selaku Raja Gowa saat ini, sebab di Sulbar banyak terdapat kerabat keluarganya, apalagi berdasarkan sejarah Kerajaan Gowa memiliki tali persaudaraan yang kental dengan Kerajaan Mandar di masa lampau.

“Kalau saya ada di sini, saya yakin saya tidak akan kelaparan, sebab semua yang ada di Mandar adalah keluarga saya, “ujarnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Asisten dan Pimpinan OPD Lingkup Pemprov Sulbar, para Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, serta undangan lainnya.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru