Terungkap, Mayat di Sungai Barombong Bernama Jumince Sabneno

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2019 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, RAKYATTA.CO  — Identitas jenazah perempuan yang ditemukan terbungkus seprai, terungkap. Namanya, Jumince Sabneno, usianya 32 tahun.

Hal ini terungkap, setelah keluarganya mendatangi Kantor Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Selasa, 19 November. Ia menyampaikan ciri-ciri Jumince dengan jelas.

“Sebelum melihat jenazah, pakaian, dan tanda ada tahi lalat di wajah dan sebagainya, disampaikan dengan benar sekali,” kata Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr R Harjuno, malam tadi.

Harjuno mengurai, tanda-tanda kekerasan ditemukan ada luka lebam di rahang sebelah kanan. Selain itu, ada luka lebam di hidung, serta luka lecet geser di atas mata kaki.

“Tanda-tanda kekerasan seksual belum bisa kita pastikan. Karena masih periksa lanjutan sperma dan lain. Nanti akan kelihatan jika pemeriksaan lanjutan,” sambung Dokter Forensik Polda Sulsel, dr Denny Mathius SpF.

Dari pemeriksaan mayat, Jumince diperkirakan meninggal dunia sekitar enam sampai delapan jam. Diduga meninggal lalu dihanyutkan ke sungai. “Penyebab kematian masih kita dalami. Yang jelas kita temukan memar tubuh korban” ucap Denny.

Paman Jumince, bernama Nimuel Baitanu. Ia seorang Pendeta. Pengakuannya kepada polisi, Jumince seorang janda beranak dua. Suaminya sudah meninggal dunia.

Jumince berasal dari Desa Oelbanu, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang. Di Makassar, Jumince tinggal bersamanya di Jalan Manuruki Raya, Perumahan Villa Kanaan Bontosanra.

Pengakuan Nimuel, Jumince sedang bekerja di salah satu perusahaan atau toko roti. Lokasinya antara di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Ia belum lama berada di Makassar, sekitar dua tiga bulanan.

Mayat Jumince ditemukan di tepi sungai Jalan Panakukang, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, tepatnya di bawah jembatan Barombong, Senin pagi, 18 November. Dugaan sementara, ia dibunuh.

Kapolsek Tamalate Kompil Arif Amiruddin mengatakan, bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya masih meminta keterangan keluarga korban.

“Belum bisa kita simpulkan (apakah dibunuh atau tidak). Kita masih dalami keseharian korban,” kata Arif.

Selain itu, penyidik belum bisa memastikan siapa pemilik seprai yang digunakan membungkus jenazah korban. “Masih kita dalami (apakah itu dari hotel atau dari rumah indekos atau rumah pribadi),” imbuhnya.

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Tebar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB