MAMUJU – Sebuah tonggak baru dalam pembangunan sumber daya manusia resmi berdiri megah di jantung Kota Mamuju. Perpustakaan Daerah Kabupaten Mamuju yang terletak di Jalan Ahmad Yani, tepat di samping Manakarra Tower, diresmikan penggunaannya hari ini oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perpustakaan ini bukan sekadar bangunan, melainkan pusat ilmu dan peradaban baru yang harus dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Dilengkapi fasilitas modern mulai dari ruang baca digital, ruang anak, hingga mini teater, perpustakaan ini digadang menjadi episentrum pembentukan generasi unggul dan literat di Mamuju.
“Perpustakaan ini dibangun dengan dana APBD dan harus gratis serta terbuka untuk semua. Asal tujuannya untuk pendidikan dan peningkatan SDM, silakan digunakan. Tapi tentu harus dijaga dan sesuai dengan SOP yang ada,” tegas Bupati yang juga peraih gelar Doktor dalam Studi Dirasah Islamiyah ini.
Lebih lanjut, Sutinah mengajak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk lebih inovatif dalam pengelolaan dan pengembangan perpustakaan, termasuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak agar menjadi tempat rujukan utama dalam mendapatkan ilmu pengetahuan. Ia bahkan mengusulkan agar perpustakaan ini dijadikan destinasi study tour bagi siswa dari berbagai kecamatan.
Dalam momentum yang sama, turut diresmikan pula pemanfaatan Perpustakaan Kecamatan yang saat ini digunakan sementara oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Mamuju. Acara peresmian berlangsung meriah di halaman Perpustakaan Daerah dan dihadiri oleh Wakil Bupati Yuki Permana, Dandim 1418 Mamuju Kolonel Inf. Andik Siswanto, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan M. Fauzan Basir, para kepala perangkat daerah, serta para penggiat literasi.
Perpustakaan Daerah Kabupaten Mamuju kini bukan lagi sekadar tempat membaca buku. Ia menjelma sebagai simbol komitmen pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dimulai dari bumi Manakarra.










