Kirab Pataka BKKBN Guncang Polman! Harganas ke-32 Serukan Perang Melawan Stunting

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Suasana semarak dan penuh semangat membalut pelaksanaan Kirab Bendera Pataka BKKBN dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Acara yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Polman ini ditandai dengan serah terima Bendera Pataka BKKBN dari perwakilan Provinsi Sulbar, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Hj. Andi Nursami Masdar, MP. Seremoni ini disaksikan oleh Penjabat Sekda, Kepala Dinas DP3KBP Polman, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Hj. Andi Nursami menegaskan bahwa kirab ini bukan sekadar seremoni, namun menjadi pengingat penting bahwa pembangunan keluarga merupakan kerja bersama lintas generasi, wilayah, dan sektor.

“Bendera ini membawa semangat menuju keluarga bebas stunting untuk meraih Indonesia Emas Sulbar. Tahun ini angka stunting di Polman naik beberapa digit, karena itu saya mengimbau semua kepala OPD dan masyarakat menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting,” tegasnya.

Sementara itu, dr. Sri Harni Patandinan, M.Kes, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3KBP) Polman menjelaskan, kirab ini merupakan bagian dari rangkaian besar Harganas yang menyatukan lintas provinsi mulai dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat hingga Sulawesi Selatan.

“Di Polewali Mandar, kirab diikuti 110 peserta dari kalangan penyuluh KB, P3K, dan ASN yang turut mengarak bendera ke perbatasan Pinrang, Sulsel,” jelasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Rezky Murwanto, S.Kom., MPH, turut hadir dan menyampaikan bahwa kirab ini sekaligus menjadi momentum menyuarakan transformasi BKKBN yang kini telah naik tingkat menjadi kementerian, dengan cakupan program yang lebih luas.

“Kita tidak hanya bicara soal alat kontrasepsi. Program kami kini mencakup perencanaan keluarga dari calon pengantin, kehamilan, pengasuhan balita, remaja, hingga lansia,” ungkapnya.

Kirab Bendera Pataka ini pun menjadi simbol gerakan masif untuk membangun keluarga berkualitas, sehat, dan tangguh, sebagai fondasi menurunkan angka stunting dan memperkuat ketahanan keluarga secara nasional.

Setelah dari Polman, rombongan kirab melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menandai estafet semangat keluarga sehat untuk seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru