Festival Pemuda Toraja Mamasa 2025: Donor Darah Perdana hingga MoU Kesehatan dengan Pemkab Mateng

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH – Persekutuan Pemuda Gereja Toraja Mamasa (PPGTM) Klasis Budong-Budong menggelar Festival PPGTM di Jemaat Pasapa, Desa Pasapa, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, sejak Senin, 28 Juli hingga Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh pemuda Kristen di lingkup Gereja Toraja Mamasa Klasis Budong-Budong.

Selama empat hari penuh, festival ini menyuguhkan berbagai rangkaian kegiatan yang sarat nilai spiritual, sosial, dan edukatif. Di antaranya: Ibadah Kebaktian Penyegaran Iman, perlombaan kesenian dan kerohanian, pertandingan olahraga, seminar hukum dan kepemudaan, bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah perdana dalam sejarah festival.

Ketua PPGTM Klasis Budong-Budong, Nelwan Jhonatan, menyebut festival tahun ini menghadirkan terobosan penting. Untuk pertama kalinya, PPGTM menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah dalam aksi donor darah sekaligus menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan tersebut menandai awal sinergi jangka panjang antara pemuda gereja dan pemerintah di bidang kesehatan.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Pemkab Mamuju Tengah, khususnya Dinas Kesehatan, yang terus mendukung program kami. MoU ini memberi legal standing yang jelas agar ke depan kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pola hidup sehat, hingga rujukan medis bisa terus berlanjut, terutama bagi masyarakat gereja dan daerah terpencil,” ungkap Nelwan.

Dukungan dari Bupati Mamuju Tengah tidak hanya berhenti di sektor kesehatan. Menurut Nelwan, Pemkab juga menjanjikan bantuan perawatan infrastruktur melalui Dinas PU sebagai bentuk konkret aksi bakti sosial lanjutan.

“Kami berharap semua kegiatan ini tidak hanya dinikmati oleh warga gereja, tapi juga masyarakat sekitar secara luas. Karena inilah semangat pelayanan kami, melampaui batas-batas sekat agama dan sosial,” tutup Nelwan, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Mamuju Tengah.

Festival ini menjadi simbol pergerakan pemuda gereja yang aktif, inklusif, dan siap bersinergi membangun daerah — dari pelosok, oleh pemuda, untuk semua.

Berita Terkait

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026
TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026
IJS Sambangi Kominfopers Mateng, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah Lawan Hoaks
Sengketa Sawit Memanas! Dua Kelompok Warga di Mateng Nyaris Adu Bacok, Polisi Turun Tangan
Cegah Konflik Melebar, Polsek Pangale Gerak Cepat Damai Dua Warga Kuo
Angin Kencang Hantam Pesisir Budong-Budong, Rumah Warga Rata Diterpa Pohon Kelapa
Kapal Tenggelam di Samarinda, Lima ABK Ditemukan Selamat Terombang-Ambing di Laut, Tiga Masih Hilang
Bupati Mateng Dampingi Gubernur Sulbar Tinjau Bendungan Budong-Budong: Proyek Rp1 Triliun Menuju Kemandirian Pangan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Arsal Aras Tinjau Pemancar TVRI Mateng, Siap Dukung Siaran Piala Dunia 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 18:38 WIB

TVRI Sulbar Hadirkan TX Topoyo, Warga Mamuju Tengah Segera Nikmati Siaran Piala Dunia 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:44 WIB

IJS Sambangi Kominfopers Mateng, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah Lawan Hoaks

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:52 WIB

Sengketa Sawit Memanas! Dua Kelompok Warga di Mateng Nyaris Adu Bacok, Polisi Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:16 WIB

Cegah Konflik Melebar, Polsek Pangale Gerak Cepat Damai Dua Warga Kuo

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB