Polman Tegas Lawan Intoleransi: Kesbangpol Gelar Rakor Ormas Tangkal Radikalisme dan Terorisme

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan mengusung tema “Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme”, Kamis (18/9/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar.

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, dan dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Kesbangpol Hj. Asliah Rahim, para camat, lurah, pengurus FKUB, FPK, tokoh lintas agama, organisasi mahasiswa, hingga Tim Kewaspadaan Dini Daerah.

Dalam laporannya, Hj. Asliah Rahim menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah dengan memperkuat strategi pencegahan penyebaran paham intoleransi dan radikalisme.

Bupati Samsul Mahmud dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Rakor tidak hanya berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar melahirkan langkah nyata yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita harus memperkuat pendidikan keluarga, menghidupkan kembali nilai kearifan lokal, serta meneguhkan budaya gotong royong dan persaudaraan yang menjadi ciri khas masyarakat Polman,” tegasnya.

Sebagai narasumber pertama, Kasatgas Wilayah Sulbar Densus 88 Anti Teror Polri, Kompol Sophan Ansari, memaparkan strategi pencegahan dengan berbagi data, fakta, serta pengalaman terkait bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, baik di dalam maupun luar negeri.

Narasumber kedua, Dr. Aco Musaddad HM, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Polman sekaligus Kadis Kominfo SP Polman, menekankan pentingnya pendidikan yang benar dengan pendekatan nilai kemanusiaan dan kebangsaan sebagai benteng utama melawan paham radikal.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu Kabid Ideologi, Wasbang, Karakter Bangsa, serta Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Kesbangpol, Zabir S.Sos., M.Si. Dalam sesi ini, Kompol Sophan Ansari memberikan kaos khusus kepada tujuh penanya terbaik.

Dengan terlaksananya Rakor ini, pemerintah daerah bersama lintas ormas dan tokoh masyarakat di Polman berkomitmen memperkuat barisan dalam mencegah berkembangnya paham yang dapat mengancam persatuan, keamanan, dan kedamaian daerah.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru