Polewali Mandar – Komunitas Read Aloud Polman terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Pada Rabu (24/9/2025), komunitas ini kembali menggelar kegiatan membaca nyaring (read aloud) di Ruang Layanan Ibu dan Anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Polewali Mandar.
Sebanyak 21 anak bersama orang tua hadir dengan penuh antusias. Suasana hangat tercipta ketika relawan Kak Reski membacakan buku anak berjudul “Kring! Kring!” yang disambut tawa ceria para peserta.
Tak hanya itu, anak-anak juga diajak mengikuti Bookish Play berupa prakarya origami yang dipandu Kak Masfufa. Aktivitas kreatif ini melatih motorik halus, imajinasi, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Hasil karya pun bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.
Ketua Komunitas Read Aloud Polman, Bunda Nadia, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga edukasi penting bagi anak dan orang tua.
“Kami ingin memberikan contoh kepada orang tua bagaimana membacakan buku dengan menyenangkan sambil berdialog dengan anak. Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap dua minggu sekali, dan sudah berjalan lebih dari satu tahun dengan peserta 20–35 anak setiap pertemuan,” jelasnya.
Menurutnya, membaca nyaring memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kecerdasan anak terutama di usia emas. Karena itu, komunitas ini mendorong orang tua untuk membacakan buku minimal 10 menit sehari.
Dengan mengusung tema “Belajar Peduli, Bahagia Berbagi Lewat Cerita”, kegiatan ini menjadi ruang interaksi positif antara orang tua dan anak. Sekaligus menghidupkan peran perpustakaan daerah sebagai pusat literasi masyarakat.
Lebih lanjut, Komunitas Read Aloud Polman membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas gerakan membaca nyaring di Polewali Mandar.










