Polewali — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban umum melalui Patroli Pengawasan Tertib “Senyum Kasih”, Kamis (9/10). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menjaring 20 pelajar dari berbagai sekolah yang kedapatan berkeliaran di luar jam pelajaran.
Para siswa yang terjaring berasal dari beberapa sekolah, di antaranya SMAN 1 Polewali, SMAN 3 Polewali, MAN 2 Matakali, SMKN 1 Polewali, dan SMK DDI Polewali. Mereka ditemukan sedang berada di sejumlah lokasi seperti kafe, warung makan, dan area sekitar sekolah ketika kegiatan belajar masih berlangsung.
Petugas Satpol PP Polman langsung melakukan pendataan dan pembinaan terhadap para siswa yang terjaring. Tidak hanya itu, pihak sekolah masing-masing juga diundang untuk menindaklanjuti pembinaan lanjutan agar para siswa mendapatkan arahan dan pengawasan dari guru serta orang tua.
Kepala Satpol PP Kabupaten Polewali Mandar, Arifin Halim, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan bentuk hukuman, melainkan langkah pembinaan dan pencegahan dini agar para pelajar lebih disiplin dalam menuntut ilmu.
“Kami ingin membangun kesadaran, bukan menakuti. Penertiban ini adalah bentuk perhatian agar para siswa memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab terhadap waktu belajar. Harapannya, hal seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Arifin Halim.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Satpol PP Polman akan terus melakukan patroli rutin di titik-titik yang kerap menjadi tempat nongkrong pelajar saat jam sekolah. Program “Senyum Kasih” ini diharapkan menjadi pendekatan humanis yang mendorong terciptanya lingkungan belajar tertib, aman, dan berkarakter positif di kalangan pelajar.
Dengan kegiatan ini, Satpol PP Polman tak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menanamkan nilai edukatif dan kedisiplinan sejak dini, sejalan dengan upaya pemerintah daerah menciptakan generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.










