Bupati Samsul Mahmud Tegaskan Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran, Tak Ada Lagi Data Asal-Asalan!

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bersama PT Pupuk Indonesia menegaskan komitmen kuat dalam memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Percepatan, Pengawalan, dan Evaluasi e-RDKK Pupuk Bersubsidi, yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Jumat (25/10/2025).

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, penyuluh, hingga distributor dalam menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani.

“Pemerintah daerah sangat mendukung langkah percepatan dan evaluasi e-RDKK ini. Jangan sampai ada lagi keterlambatan atau ketidaksesuaian data. Pupuk bersubsidi adalah kebutuhan pokok petani yang harus kita jaga bersama,” tegas Bupati Samsul Mahmud dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan sistem e-RDKK sangat bergantung pada keakuratan data lapangan dan tanggung jawab semua pihak dalam melakukan validasi serta pengawasan distribusi pupuk.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar, Andi Afandi Rahman, S.T., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat aktif dalam mendukung validasi dan percepatan data e-RDKK.

“Kami berharap kegiatan ini membuat proses penyusunan dan pengawalan e-RDKK semakin akurat dan cepat, sehingga kebutuhan pupuk petani dapat terpenuhi tepat waktu sesuai alokasi,” ujar Andi Afandi Rahman.

FGD berlangsung dinamis dan produktif, menghadirkan pemateri dari Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat dan PT Pupuk Indonesia. Peserta yang terdiri atas admin e-RDKK, pengecer, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif memberikan masukan penting terkait perbaikan data serta mekanisme validasi kebutuhan pupuk di tingkat petani.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat pengawasan, efektivitas distribusi, dan transparansi penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Polewali Mandar, agar tidak ada lagi petani yang kesulitan mendapatkan pupuk tepat waktu dan sesuai haknya.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru