Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Sulawesi Barat mencatat capaian positif dalam klasifikasi tingkat perkembangan desa dan kelurahan nasional. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri per 31 Maret 2026, sebanyak 62,19 persen desa dan kelurahan di Sulawesi Barat masuk kategori cepat berkembang, jauh melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 25,86 persen.

Data tersebut menunjukkan Sulawesi Barat menjadi salah satu provinsi dengan kinerja terbaik dalam perkembangan desa dan kelurahan di Indonesia. Dari total 403 desa dan kelurahan di Sulbar, sebanyak 186 desa dan kelurahan masuk kategori cepat berkembang, 190 desa dan kelurahan berstatus berkembang, serta 27 desa dan kelurahan tergolong kurang berkembang.

Secara nasional, jumlah desa dan kelurahan yang masuk kategori cepat berkembang tercatat sebanyak 21.659 unit atau 25,86 persen. Sementara itu, 61.607 desa dan kelurahan atau 72,91 persen berada pada kategori berkembang, dan 1.131 desa dan kelurahan atau 1,35 persen masuk kategori kurang berkembang.

Capaian Sulawesi Barat menempatkan provinsi ini dalam kelompok daerah dengan tingkat perkembangan desa dan kelurahan yang tinggi. Beberapa provinsi dengan persentase desa dan kelurahan cepat berkembang tertinggi yakni Kepulauan Bangka Belitung (97,71 persen), DI Yogyakarta (92,47 persen), Banten (91,71 persen), Bali (90,78 persen), Sulawesi Tengah (83,99 persen), Sumatera Barat (83,64 persen), Kalimantan Selatan (78,82 persen), dan Sulawesi Barat (62,19 persen).

Persentase desa dan kelurahan cepat berkembang di Sulawesi Barat juga lebih tinggi dibanding sejumlah provinsi besar lainnya, seperti Jawa Timur (55,87 persen), Jawa Barat (50,31 persen), Kepulauan Riau (50,12 persen), Gorontalo (47,33 persen), Kalimantan Timur (42,58 persen), Sulawesi Utara (36,92 persen), dan Riau (34,75 persen).

Capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas pembangunan desa dan kelurahan di Sulawesi Barat, baik dari aspek tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, maupun pemberdayaan masyarakat. Hasil ini juga menunjukkan efektivitas berbagai program pembangunan dan penguatan kapasitas pemerintahan desa yang selama ini dijalankan.

“Capaian Sulawesi Barat yang menembus 62,19 persen desa dan kelurahan cepat berkembang menunjukkan bahwa pembangunan desa di daerah ini berada pada jalur yang positif. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata nasional dan menjadi indikator meningkatnya kapasitas desa dalam pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pembangunan masyarakat,” demikian keterangan yang dapat menjadi refleksi atas hasil klasifikasi tersebut.

Data klasifikasi tingkat perkembangan desa dan kelurahan nasional per 31 Maret 2026 menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan desa. Dengan capaian tersebut, Sulawesi Barat menunjukkan tren kemajuan yang signifikan dan memperkuat posisinya sebagai salah satu provinsi dengan performa pembangunan desa terbaik di Indonesia.

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Berita Terbaru