Tim Kajian PAD Bidik RSUD Hajjah Andi Depu: Optimalkan Retribusi Layanan dan Parkir untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI MANDAR — Upaya serius dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Polewali Mandar terus digencarkan. Jumat (31/10), Tim Kajian Peningkatan PAD yang terdiri dari kolaborasi Universitas Hasanuddin (UNHAS), STIA-LAN Makassar, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan kunjungan kerja ke RSUD Hajjah Andi Depu, guna melakukan pengumpulan data teknis dan wawancara mendalam terkait potensi pendapatan dari sektor layanan kesehatan dan retribusi parkir.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Manajemen RSUD Hajjah Andi Depu itu dihadiri oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Hajjah Andi Depu beserta tim bagian keuangan rumah sakit. Tim gabungan tersebut menggali berbagai data penting untuk memetakan potensi retribusi dan mengevaluasi pengelolaan sumber pendapatan yang ada, sebagai langkah strategis dalam menyusun rekomendasi peningkatan PAD tahun 2025.

Dalam sesi wawancara, Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Anita, MARS, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit secara rutin melaporkan pendapatan kepada Badan Pendapatan Daerah.

“Rumah sakit telah melaporkan pendapatan RS setiap bulan ke Badan Pendapatan dan dilakukan rekonsiliasi. Di dalam SPJ fungsional, pendapatan dirinci per item,” jelas dr. Anita.

Ia menambahkan, sumber pendapatan RSUD Hajjah Andi Depu sebagian besar berasal dari pelayanan kesehatan serta retribusi parkir yang sejak tahun 2022 telah dikelola secara mandiri oleh pihak rumah sakit. Pengelolaan yang transparan dan efisien diharapkan dapat memperkuat kontribusi rumah sakit terhadap PAD Kabupaten Polewali Mandar.

Melalui kunjungan ini, Tim Kajian Peningkatan PAD menilai bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan dan tata kelola parkir yang profesional menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan pendapatan rumah sakit. Sinergi antara rumah sakit, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan terobosan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pelayanan publik yang produktif.

Berita Terkait

Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta
Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat
BRI Polewali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan
Jelang Pelantikan IJS Polman, Ketua IJS Sulbar Kunjungi Sekertariat Pastikan Seluruh Persiapan Matang
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
BRI Polewali Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat pada Idul Adha 1447 Hijriah
CV Mario Mandiri Perkasa Hadirkan Laboratorium Seed Processing Kakao di Sulbar
Aktivis Desak Kajati Baru Sulbar Tuntaskan Mega Korupsi DPRD Polman
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15 WIB

Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat

Senin, 1 Juni 2026 - 09:23 WIB

BRI Polewali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:20 WIB

Jelang Pelantikan IJS Polman, Ketua IJS Sulbar Kunjungi Sekertariat Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB