Tragis! Remaja 21 Tahun di Majene Tewas Diduga Minum Racun, Ditemukan Kaku di Kamar Saat Menjelang Buka Puasa

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Peristiwa tragis kembali mengguncang warga Kabupaten Majene. Seorang remaja perempuan berusia 21 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Lingkungan Lipu, Kecamatan Labuang Utara, Kabupaten Majene, Jumat (20/2/28). Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan meminum racun tikus.

Korban diketahui bernama Siti Nurhalisa (21). Ia pertama kali ditemukan oleh saudari kandungnya, Nurafifah (26), dalam kondisi terbaring kaku di dalam kamar.

Peristiwa memilukan itu bermula sekitar pukul 16.30 Wita. Saat itu, Nurafifah sempat mengetuk pintu kamar korban untuk mengajaknya bersiap berbuka puasa bersama keluarga. Namun, tidak ada respons dari dalam kamar. Mengira adiknya sedang beristirahat, ia pun kembali beraktivitas seperti biasa.

Rasa khawatir mulai muncul ketika hingga pukul 18.10 Wita korban tak kunjung keluar kamar. Nurafifah kemudian kembali mengetuk pintu dan berusaha membuka secara paksa. Saat pintu berhasil dibuka, ia mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bergerak.

Dalam keadaan syok, Nurafifah langsung memanggil anggota keluarga lainnya untuk memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan masyarakat, personel Polres Majene bergerak cepat menuju lokasi. Aparat langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengumpulan keterangan dari para saksi guna memastikan kronologi secara jelas dan objektif.

Di lokasi, petugas menemukan racun tikus merek Alufos yang diduga kuat digunakan korban. Berdasarkan keterangan saksi, racun tersebut sebelumnya dipesan secara online dan diduga dicampurkan ke dalam minuman es boba yang dikonsumsi korban.

Saksi lain, Muhammad Syahrul (30), mengungkapkan bahwa korban sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan melukai urat nadi tangan kiri menggunakan pisau cutter. Saat itu, korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Banggae I, Kabupaten Majene.

Dari keterangan pihak keluarga, korban disebut kerap merasa tertekan dan menyalahkan diri atas kematian sang pacar yang sebelumnya juga diduga mengakhiri hidup di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Kondisi psikologis tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tindakan korban.

Meski demikian, pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah di RSUD Majene. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang telah ditandatangani keluarga.

Pihak kepolisian menyatakan tetap menghormati keputusan keluarga, namun seluruh rangkaian peristiwa telah dicatat dan ditangani sesuai prosedur yang berlaku.

Polres Majene juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Jika menemukan tanda-tanda yang mengkhawatirkan, masyarakat diminta tidak ragu untuk segera melapor atau mencari bantuan profesional.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental bukanlah hal sepele. Kepedulian, perhatian, dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Berita Terkait

Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait
Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik
Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP
Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene
Tenaga Ahli Kementan Sidak Pembibitan Kakao di Sulbar, Pastikan Sesuai Standar Nasional
Bupati Majene Hadiri RAT KKMP Galung Tahun Buku 2025, Jadi yang Pertama di Kabupaten
Coffee Morning Bersama Insan Pers, Wakapolres Majene Ajak Media Perkuat Kolaborasi Informasi Publik
Awal 2026 Satresnarkoba Polres Majene Bongkar Jaringan Penyalahgunaan Sabu, Lima Pelaku Diamankan
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:02 WIB

Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:07 WIB

Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57 WIB

Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:28 WIB

Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:04 WIB

Tenaga Ahli Kementan Sidak Pembibitan Kakao di Sulbar, Pastikan Sesuai Standar Nasional

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB