Jiwa Wastra Sulbar Dibuka, Sekda Dorong Tenun Go Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, secara resmi membuka Event Jiwa Wastra Sulbar, Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mendorong pengembangan sekaligus promosi kain tenun sebagai komoditas unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Junda Maulana menegaskan bahwa wastra atau kain tenun bukan sekadar produk kerajinan, tetapi memiliki nilai budaya, seni, dan ekonomi yang tinggi. Menurutnya, kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Sulbar menjadi fondasi kuat untuk menjadikan tenun sebagai identitas daerah.

“Wastra adalah kain tenun yang dibuat dengan tangan. Ini menjadi komoditas unggulan Sulawesi Barat karena kita memiliki kekayaan alam, budaya, dan seni yang kuat,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, Pemprov Sulbar terus mendorong penguatan sektor tenun, mulai dari produksi hingga promosi. Junda menilai, langkah strategis pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan produksi secara masif, disertai inovasi desain agar produk lebih variatif dan mampu menjangkau berbagai segmen pasar.

“Kita harus menghadirkan desainer agar busana tenun tidak monoton, sehingga semakin dicintai,” jelasnya.

Selain produksi, aspek promosi juga menjadi perhatian utama. Junda menyebutkan, strategi paling efektif dan ekonomis adalah menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap produk lokal. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Sulbar untuk aktif menggunakan tenun sebagai bagian dari gaya hidup.

Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dinilai penting sebagai contoh. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang mewajibkan penggunaan batik atau tenun Sulbar setiap hari Kamis sebagai upaya membangun budaya cinta produk lokal.

“Kita harus menggalakkan itu agar menjadi kebiasaan dan budaya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Junda menjelaskan pentingnya segmentasi produk tenun menjadi dua kategori, yakni produk reguler dan premium. Produk reguler ditujukan untuk penggunaan sehari-hari dengan desain yang telah dimodifikasi, sementara produk premium dipersiapkan untuk menembus pasar luar daerah hingga internasional dengan kualitas terbaik.

“Produk premium ini penting agar konsumen tidak kecewa terhadap kualitas dan daya tahan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Junda juga memberikan apresiasi kepada Dian Erra Kumalasari selaku Founder Oerip Indonesia yang dinilai berperan besar dalam mengangkat tenun Sulbar ke level nasional hingga internasional.

“Kita bangga tenun kita sudah dibumikan dan diangkat oleh Ibu Dian Oerip. Ini sangat baik karena ada pemerhati yang membawa tenun kita ke level lebih tinggi,” tuturnya.

Melalui Event Jiwa Wastra Sulbar, Pemprov berharap kolaborasi antara pelaku usaha, desainer, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Tenun tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah yang mampu bersaing di pasar global.

Berita Terkait

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB

DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Berita Terbaru