MAMUJU — Suasana hangat penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Baiturrahman Polda Sulawesi Barat pada Kamis malam, 30 April 2026. Di tengah lantunan doa dan ayat suci Al-Qur’an, jajaran Polda Sulbar bersama para santri Pondok Tahfiz Anjoro Pitu Mamuju berkumpul dalam sebuah doa bersama demi keamanan, persatuan, dan kedamaian bangsa menyambut aktivitas masyarakat pada Bulan Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai selepas salat Magrib berjamaah itu dihadiri langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., Dirintelkam Polda Sulbar Kombes Pol. Ibrahim Aji, S.I.K., M.M., Kabid Keu Polda Sulbar Kombes Pol. Agustan, S.Ag., S.E., M.E., serta personel Polda Sulbar dan para santri tahfiz.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar menyampaikan bahwa doa merupakan kekuatan batin yang tidak boleh dipandang sederhana. Menurutnya, manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang selalu membutuhkan pertolongan Sang Pencipta.
“Pada dasarnya kita menggantungkan semua hal kepada Allah SWT. Karena itu malam ini kita berkumpul untuk memohon keamanan, kesejahteraan, dan keselamatan bagi masyarakat Sulawesi Barat,” ungkap Kapolda dengan penuh ketulusan.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menyisipkan doa-doa pribadi di tengah munajat bersama, seraya menyadari bahwa setiap manusia memiliki harapan dan persoalan hidup masing-masing.
Momen pembacaan Surah Yasin dan doa bersama berlangsung khidmat. Suara para santri yang melantunkan ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana haru yang menyejukkan hati. Tidak hanya menjadi ajang spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi simbol eratnya hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial serta persatuan bangsa.
Sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang, kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak santri Pondok Tahfiz Anjoro Pitu Mamuju. Senyum tulus para santri menjadi penutup hangat dalam kegiatan yang sarat makna tersebut.
Di tengah berbagai dinamika sosial yang terus berkembang, doa bersama ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan kedamaian tidak hanya dijaga melalui tugas dan pengabdian, tetapi juga melalui ketulusan hati, kebersamaan, dan doa yang dipanjatkan bersama.










