Mamuju — Kolaborasi antara Balai Jasa Konstruksi (BJK) Wilayah VI Makassar Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (PUPRD) Provinsi Sulawesi Barat, serta Fakultas Teknik Universitas Tomakaka diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan dan Uji Kompetensi/Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Ahli SDM Vokasional Bidang Konstruksi di Kampus Universitas Tomakaka, Mamuju.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut dibuka secara daring oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PU Republik Indonesia dan dihadiri oleh tim Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, jajaran PUPRD Sulbar, civitas akademika Universitas Tomakaka, serta instruktur dan pemateri dari kalangan akademisi maupun praktisi bidang konstruksi.
Dalam sambutan yang disampaikan Sekretaris Dinas PUPRD Sulbar, ditegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan kompeten.
“Pembangunan infrastruktur bukan hanya membangun jalan, jembatan, dan gedung, tetapi juga membangun manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan teknis yang baik. SDM konstruksi yang berkualitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah,” ujarnya.
Hal tersebut juga dinilai sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam menghadirkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sebagai fondasi pembangunan daerah.
Sementara itu, Rektor Universitas Tomakaka, Sahril, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan masa depan mahasiswa, khususnya di bidang konstruksi.
“Kolaborasi ini sangat baik untuk anak didik kita sebagai bekal masa depan mereka. Fakultas Teknik juga telah menunjukkan eksistensinya dalam bidang konstruksi dan kegiatan ini semakin memperkuat posisi Universitas Tomakaka,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi tersebut menjadi momentum penting yang mensejajarkan Universitas Tomakaka dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta unggulan di wilayah regional Sulawesi dalam pengembangan SDM konstruksi.
Kegiatan berlangsung selama lima hari dan pada hari terakhir akan dilaksanakan asesmen kompetensi untuk menentukan kelayakan peserta dalam menyandang sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi jenjang 7, dan Ahli Muda Manajemen Proyek jenjang 7. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir tenaga kerja konstruksi yang profesional, tersertifikasi, dan mampu bersaing dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah maupun nasional.










